Menteri Kesehatan Akan Panggil Peneliti Susu Formula

Rabu, 27 Februari 2008 | 18:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari mengatakan akan meminta keterangan dari peneliti Insitut Pertanian Bogor terkait dengan temuan sejumlah susu formula dan makanan bayi mengandung bakteri berbahaya.

"Kami akan mempertanyakan itu ke mereka (peneliti)," kata Menteri Kesehatan disela rapat kabinet paripurna di kantor Presiden, Rabu (27/2).

Ia menduga ada kepentingan dibalik penelitian itu karena peneliti tiba-tiba melakukan penelitian soal tercemarnya susu dengan bakteri Enterobacter sakazakii. Padahal tidak ada kasus bayi terkena penyakit atau diare sebelumnya. "Gak ada angin gak ada hujan. Ini aneh"," ujarnya.

Ia menuding penelitian itu dbiayai oleh perusahaan asing dari Jerman. "Mungkin juga dari Diknas (Departemen Pendidikan Nasional)," katanya menjawab pertanyaan soal biaya penelitian dari Dirjen Pendidikan Tinggi.

Menteri Kesehatan menegaskan, hasil penelitian terhadap sampel tidak bisa digeneralisir. "Tak bisa disimpulkan," katanya. "Apalagi ini adalah penelitian kecil dengan sampel yang tidak banyak."

Seharusnya, Menteri Kesehatan melanjutkan, peneliti langsung memberikan hasil laporannya ke Badan Pengawas Obat dan Makanan dan Departemen Kesehatan. "Ini kan gak," katanya. Untuk itu, Badan POM sedang melakukan penelitian terhadap produk dan perusahaan susu dan makanan bayi sesuai penelitian itu.

Ia meminta masyarakat tidak panik dan khawatir. Sebab belum ada keterangan resmi dari pemerintah bahwa merk susu dan makanan bayi itu tercemar dan dilarang beredar. "Tidak ada penyakit dalam susu itu," katanya.

Ninin Damayanti






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: