Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Rekonstruksi Aliran Dana BI Berlangsung di Hotel Sultan
Rabu, 27 Pebruari 2008 | 22:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Rekonstruksi penyerahan sejumlah uang skandal aliran dana Bank Indonesia, Rabu (27/2) pukul 21.00 Wib, di Hotel The Sultan, Jakarta, berlangsung tertutup. Meski begitu, Tempo sempat mengikuti proses awal kegiatan ini.

Sebagian orang yang terlibat diperankan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Adegan rekonstruksi dimulai dengan kedatangan pejabat Bank Indonesia Asnar Ashari, pada pukul 21.00 WI, ke lobi timur Hotel Sultan, dengan menggunakan mobil Mazda warna perak bernomor polisi B 2801 BS.

Adegan rekonstruksi dilanjutkan dengan pendaftaran kamar oleh Asnar pada petugas lobi. Di tangan Asnar, terdapat sejumlah uang yang dimasukkan ke dalam sebuah tas hitam. Dia juga membawa satu buah kopor hitam besar. Kemudian, Asnar langsung menuju ke sebuah kamar di lantai 6.

Tersangka Rusli Simanjuntak, yang diperankan oleh orang lain, mestinya ikut masuk ke dalam kamar nomor 679. Namun, ternyata, Rusli masih berada di bawah lobi bersama dengan AZA dan HY.

Seperempat jam kemudian, tampak HY naik ke lanati 6 dan masuk ke kamar 679. Lalu disusul AZA, yang malam ini didampingi oleh pengacara Maqdir Ismail. Saat itu HY mengenakan jaket dan celana berwarna krem, adapun AZA memakai kemeja lengan panjang warna biru serta dasi berwarna ungu bergaris.

Lima menit kemudian, Rusli ikut naik ke lantai 6 dan ke kamar 679. Rusli menggenakan jas dan jaket berwarna hitam. Dari kamar itu, mereka selanjutnya berpindah kamar nomor 687, di lantai yang sama.

Dalam proses rekonstruksi, penyidik menggunakan lima unit mobil Kijang berwarna perak. Masing-masing dengan nomor polisi B 2418 PQ, B 2419 PQ, B 1533 VQ, B 2188 PQ dan B 2041 BQ.

Hingga berita ini ditulis, rekonstruksi yang berlangsung di lantai enam itu hampir selesai. Proses selanjutnya tak bisa digambarkan, karena petugas tak mengizinkan wartawan meliput hingga ke dalam kamar. Cheta Nilawaty


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kejaksaan Tak Mau Terima Duit Tan Kian
45 Anggota DPRD Surabaya Akan Jadi Tersangka
Dua Pejabat Bapeten Divonis Bersalah
Rekanan Bupati Kutai Mulai Diadili
KPK Periksa Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia
Tersangka Korupsi Pingsan Saat Ditahan
Bendahara YPPI Tinggalkan KPK
Pegawai BI Bandung Gelar Aksi Keprihatinan
Hamka Yamdu Diperiksa KPK 12 Jam
Gubernur Jambi Diperiksa KPK
> selengkapnya...

Referensi

Mengurai Benang Kusut Duit BI
Siapa Menyusul Rokhmin
Enaknya Bermain Monopoli
Singapura Bukan Surga Lagi

Website

Kepolisian Negara RI (Polri)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118242 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Venus Juara Wimbledon Kelima Kalinya
Pole Position Pertama Kovalainen
Pengendara Motor Tewas Akibat Jatuh Saat Boncengan Berlima
Jusuf Kalla Siap Suntik Dana Kampanye Jagonya di Jawa Timur
Cagub Jatim Tolak Kontrak Politik Penghapusan Sunat Perempuan

<< February,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data