KPK Gelar Rekonstruksi di Rumah Antony Zeidra
Kamis, 28 Februari 2008 | 00:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rekonstruksi penyerahan uang dari Bank Indonesia di rumah mantan anggota Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat Antony Zeidra Abidin.
Rekonstruksi dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu (27/2) di rumah yang berlokasi di Jalan Gandaria Tengah I nomor 5, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Meski begitu, hingga tadi malam para petugas KPK tak memberikan keterangan apapun mengenai status Antony, yang kini menjabat Wakil Gubernur Jambi, dalam kasus ini.
Sebelumnya, KPK menetapkan tiga tersangka dari Bank Indonesia. Mereka adalah Gubernur BI Burhanuddin Abdullah, Direktur Hukum BI Oey Hoey Tiong, dan Kepala Perwakilan BI Surabaya Rusli Simanjuntak.
Dalam rekonstruksi itu, Antony diperankan oleh seorang penyidik KPK. Begitu juga dengan para pelaku lain yang turut terlibat. Rekonstruksi dimulai dengan kedatangan tim penyidik ke lokasi dengan tiga buah mobil.
Satu mobil di antaranya, yakni Mazda E2000 hijau, merupakan kendaraan operasional yang digunakan pada saat peristiwa terjadi pada 2003. Dalam monil ini terdapat Antony, pengurus Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia Asnar Ashari, dan Jonathan, supir yang mengantar mereka.
Selang 25 menit kemudian, tiga mobil kijang KPK datang membawa Rusli Simanjuntak dan mantan anggota Komisi IX DPR Hamka Yandu. Keduanya menumpang mobil Toyota Kijang perak dengan kawalan ketat.
Dari rumah Antony, mereka kemudian dibawa ke Hotel Sultan, di mana rekonstruksi lain dalam kasus yang sama dilakukan.
Tidak lama kemudian, rekonstruksi dimulai dari halaman garasi rumah dengan pagar tertutup itu. Pada adegan pertama, Rusli dan Asnar turun dari mobil Mazda yang disupiri Jonathan. Ketiga tokoh asli pada malam itu hadir dan hanya melihat dan memastikan adegan sesungguhnya yang diperankan para penyidik.
Di tengah berjalannya rekonstruksi, kuasa hukum Antony, Maqdir Ismail, terlihat datang. Ia hanya berusaha mengintip dari luar pagar dan tidak ikut masuk. "Saya tahu karena ditelepon seorang teman, makanya saya kemari," kata Maqdir.
Maqdir juga menyatakan tidak tahu adegan apa saja yang sedang direkostruksikan. "Saya tidak tahu. Saya kemari hanya memastikan saja kok," ujarnya.
Pada adegan selanjutnya, Asnar dengan dibantu Jonathan mengeluarkan koper besar dari dalam mobil. Kemudian Rusli juga turun dengan menenteng tas kecil. Selanjutnya, Rusli dan Asnar masuk dari pintu ruang depan yang dibukakan pembantu Antony.
Rekonstruksi berikutnya dilakukan di dalam rumah dan tidak terlihat dari luar. Rekonstruksi tersebut diakhiri sekitar pukul 20.30 WIB dengan adegan ke-17, dimana Rusli dan Asnar kembali masuk ke mobil yang dikemudikan Jonathan dan meninggalkan rumah.
Pada rekosntruksi yang diikuti oleh belasan orang dari tim penyidik KPK ini, mobil Mazda, tas koper besar dan tas kecil dijadikan sebagai barang bukti. Namun tidak satupun anggota tim penyidik yang bersedia memberikan keterangan seputar rekonstruksi itu.
Wahyudin Fahmi





