|
Akibat Banjir, Perikanan Budidaya Rugi Rp 163,98 Miliar
Sabtu, 01 Maret 2008 | 21:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Banjir yang melanda beberapa daerah di Indonesia membuat sektor perikanan budidaya rugi Rp 163,98 miliar. Kerugian ini meliputi kerusakan konstruksi tambak dan ikan yang hilang akibat banjir.
"Hingga saat ini rekapitulasi kerugian akibat banjir tersebut berasal dari empat provinsi," kata Kepala Pusat Data Statistik dan Informasi Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Soen'an Hadi Poernomo, Sabtu (1/3).
Soen'an mengatakan DKP mengajukan usul bantuan sosial untuk para nelayan budidaya, terutama buat penggantian kehilangan benih, sebesar Rp 38,99 miliar. Usul itu rencananya akan dikirimkan ke Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat pada 12 Maret.
Kerugian terbesar dialami oleh Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 104,2 miliar, yang berasal dari kerusakan tambak, kolam, dan keramba jaring apung yang tersebar di 14 kabupaten. Gabriel Wahyu
INDEKS BERITA LAINNYA :
|