Dokter Hewan Protes Menteri Kesehatan
Selasa, 04 Maret 2008 | 19:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) memprotes pernyataan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari bahwa tim peneliti IPB yang merupakan para dokter hewan tak berhak melakukan penelitian terhadap susu formula dan makanan bayi.
Pernyataan tersebut dinilai telah melecehkan profesi dokter hewan, sebab kedokteran hewan merupakan ilmu yang mendalami penyakit pada hewan hidup dan produk hewan yang berpotensi menimbulkan penyakit pada manusia.
"Ada 156 jenis penyakit zoonosi yang dapat menular dari hewan ke manusia dan sebaliknya," kata Wiwiek Bagja, Ketua Umum PBDHI dalam rapat dengar pendapat umum dengan Komisi IX DPR-RI, Selasa.
Penelitian terhadap produk yang dikonsumsi masyarakat oleh institusi yang berbadan hukum dan berhak, ia melanjutkan, seharusnya tidak dicurigai memiliki kepentingan komersial ataupun kepentingan politik. Penelitian itu, kata Wiwiek dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi Ribka Tjiptaning dari Fraksi PDI Perjuangan,
seharusnya dikaji secara obyektif dan diberikan apresiasi sebagai bentuk advokasi publik untuk perlindungan konsumen.
Drh. dr Mangku Sitepu yang meraih diploma bidang kehigienisan susu dari Denmark, dalam forum itu mengungkapkan selama ini di seluruh dunia hanya ditemukan 40 bayi yang terinfeksi bakteri Enterobacter Sakazakii. “Itu pun karena si bayi kurang bulan atau prematur, kurang berat budan, dan lahir dari ibu yang terinfeksi HIV,” ujar Sitepu yang juga anggota Komnas Flu Burung.
Aqida Swamurti | Sudrajat




Komentar Anda :