Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Tinjau Realisasi PNPM di Bogor
Rabu, 05 Maret 2008 | 12:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau realisasi program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri di Lapangan Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kabupaten Bogor, Rabu (5/3).

Turut hadir Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Pertanian Anton Apriantono, Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi, dan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan

Tahun ini pemerintah telah menetapkan 6 program yang tercakup dalam PNPM. Yaitu program pengembangan kecamatan, program penanggulangan kemiskinan di perkotaan, percepatan pembangunan daerah tertinggal dan khusus, program pengembangan infrastruktur pedesaan, pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, dan pengembangan usaha agribisnis pedesaan.

Tahun ini anggaran untuk program nasional pemberdayaan masyarat mandiri melonjak dari tahun lalu. Pada 2007 pemerintah mengalokasikan Rp 3,6 triliun untuk 2.827 kecamatan, sekarang anggaran PNPM mencapai Rp 13 triliun untuk 3.999 kecamatan. Pemerintah menargetkan tahun 2009 seluruh kecamatan di Indonesia akan mendapat kucuran dana ini.

Besarnya bantuan langsung masyarakat yang tercakup dalam PNPM juga meningkat. Tahun 2008 pemerintah mengalokasikan rata-rata Rp 3 miliar per kecamatan. Tahun lalu rata-rata hanya Rp 750 juta hingga Rp 1,5 miliar.

Selain meninjau program PNPM, Presiden juga meresmikan pembangunan dua blok rumah susun sederhana (rusunawa) Menteng Asri Bogor. Dengan kapasitas 160 unit rusun ini menelan biaya Rp 16,7 miliar. Presiden juga meresmikan jembatan layang Arief Rahman Hakim di Depok yang menelan biaya sebesar Rp 65 miliar. Ninin Damayanti | Rieka Rahadiana

Dari Arsip Majalah TEMPO
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Mau Naik Terang-Benderang | 28 Pebruari 2005
Dilema SBY | 28 Pebruari 2005
Skenario yang Berubah | 21 Pebruari 2005
Cabut Subsidi Demi Rakyat Miskin | 14 Pebruari 2005
Memilih Djoko, Menerima Ryamizard | 14 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Surat Pembaca | 07 Maret 2005
Perlu Undang-Undang Kementerian Negara | 07 Pebruari 2005
Bayangan Atas Nama | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden Tinjau Realisasi PNPM
Operasional Kereta Listrik Jakarta-Serpong Putus
Presiden Memilih Rapat di Departemen Pekerjaan Umum
Presiden Serahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran 2008
Hendra Saputra Keberatan Atas Pelantikan Lima Taruna
Presiden Saksikan Demo Kekuatan TNI Angkatan Udara
Presiden Pastikan Demokrasi Permanen di Indonesia
Presiden Buka Konferensi Konsultan Politik di Bali
Indonesia Bantu Atasi Krisis Listrik Dili
Masyarakat Berduyun-duyun Bersalaman dengan Presiden
> selengkapnya...

Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118610 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah
Keluarga Masih Menunggu Kabar Meninggalnya Sophan Sophian

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data