Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tunggakan Askeskin ke PMI Bandung Rp 2,8 Miliar
Rabu, 05 Maret 2008 | 17:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Utang Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (Askeskin) untuk pembelian labu darah oleh rumah sakit pemerintah pada Palang Merah Indonesia Cabang Kota Bandung mencapai Rp 2,8 miliar. “Itu akumulasinya,” kata Ketua PMI Cabang Kota Bandung Nadi Sastrakusumah di Bandung, Rabu (5/3).

Menurutnya, pembayaran pembelian darah bagi masyarakat tidak mampu melalui pendanaan Askeskin setiap bulan terganggu akibat PMI terlambat menerima dana dari pemerintah pusat.Sedangkan pembayaran pembelian darah dengan dana non-Askeskin relatif lancar.

Dari total utang itu, kata Nadi, penyumbang utang terbesar adalah Askeskin dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Rp 1,4 miliar. “Sisanya dari rumah sakit pemerintah di Jawa Barat,” katanya.

Menurutnya, tunggakan Askeskin sudah menggangu operasional PMI Cabang Kota Bandung. Sehingga untuk mengakali kesulitan dana, papar Nadi, pihaknya memutar dana dari sumbangan dan hibah pemerintah daerah untuk menutupi biaya operasional.

Nadi mengatakan, PMI Cabang Kota Bandung harus menyediakan dana opersional sampai Rp 20 miliar setiap tahun. Pasokan dana terbesar, paparnya, diperoleh dari biaya penggantian pengelolaan darah (biaya pembelian labu darah) yang setiap labu dipatok Rp 120 ribu. Sisanya diperoleh dari sumbangan dan bantuan pemerintah daerah.

Setiap hari, paparnya, PMI Cabang Kota Bandung menyediakan rata-rata 400 labu darah. Dari jumlah itu, paparnya, 40 persen labu darah yang tersedia itu untuk pemakaian di Kota Bandung dan selebihnya untuk memenuhi kebutuhan di luar Kota Bandung.

Dia mengharapkan, keterlambatan itu tidak akan lagi terjadi pada April mendatang. Tepatnya ketika pemerintah menerapkan sistem baru pembayaran Askeskin yang tidak lagi bergantung pada PT Asuransi Kesehatan. "Tapi langsung verifikasi dan dananya di drop ke rumah sakit dan bisa kita ambil langsung di rumah sakit sehingga diharapkan lebih lancar pembayarannya,” kata Nadi.


Ahmad Fikri


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118652 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Rumah Duka Sophan Sophian Dikerumuni Wartawan
Menabrak Pakem Seni Trimatra
Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data