Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sembilan Menteri Pendidikan Bahas Buta Aksara
Rabu, 05 Maret 2008 | 18:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sembilan Menteri Pendidikan dari negara dengan jumlah penduduk di atas 10 juta akan bertemu di Bali 10-12 Maret.

Dalam pertemuan yang rencananya akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut akan hadir sembilan menteri dari India, Cina, Indonesia, Brazil, Meksiko, Nigeria, Mesir, dan Pakistan.

Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional Baedhowi, 70 persen jumlah buta aksara di dunia ada di 9 negara peserta E-9 ministerial meeting.

"Karena itu, pertemuan 9 negara yang berlangsung sejak 1993 ini menjadi sangat penting karena menjadi tonggak kerjasama multilateral dalam bidang pendidikan," ujar Baedhowi.

Dalam pertemuan ke-7 di Bali, delegasi Indonesia akan dipimpin langsung Menteri Pendidikan Bambang Sudibyo. Setiap menteri akan berbagi pengalaman mengenai kebijakan popular di tiap negara diantaranya menyangkut profesi guru, pendidikan anak usia dini (PAUD), wajib belajar 9 tahun, kesetaraan gender, mutu pendidikan serta buta aksara.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas, Fasli Jalal mengakui perlunya peningkatan mutu pendidikan buta aksara di Indonesia. Indonesia, lanjut dia, masih kalah jika dibandingkan Cina yang sudah memelekaksarakan 80 persen dari warga buta aksaranya.

"Angkanya saya tidak tahu pasti, tapi keberhasilan Cina itu sangat berpengaruh pada peta global pendidikan dunia. Kita sendiri memang masih nomor dua setelah Cina dalam peta pemberantasan buta aksara, tapi hal itu sudah cukup mengesankan negara-negara maju anggota UNESCO, " jelas Fasli. Reh Atemalem Susanti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ramai-ramai Ganti Posisi | 04 April 2005
Robohnya Sekolah Kami | 28 Maret 2005
Tergagap di Tingkat Lokal | 14 Maret 2005
Semalam Berdebat Kata | 28 Pebruari 2005
Berpacu Melawan Keterbatasan | 31 Januari 2005
Obral Gelar Terbentur Izin  | 15 Desember 1998
Nasib Pak Guru, Pahit Selalu  | 10 November 1998
Jika Pak Guru Naik Pangkat  | 14 Juni 1999
Ayo, Ramai-Ramai Mendaftar  | 24 Mei 1999
Dongeng Pengusir Monster Matematika  | 31 Mei 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rp 80 Miliar untuk Rekonstruksi Sekolah di Yogyakarta
RUU BHP: Pemerintah Wajib Subsidi PTN
3000 Profesor dan 9000 Dosen akan Disertifikasi
10 Ribu Sekolah dan Universitas Sudah Online
Menteri Pendidikan: Ujian Nasional Jalan Terus
Jawa Timur Juara Umum Porseni SMP 2007
Menteri Pendidikan Mesir Diterima Bambang Sudibyo
Dirjen Dikti Anggap Forum Rektor Picik
Publik Bisa Gugat Proses Sertifikasi Guru
Ribuan Siswa SMA di Jakarta Tidak Lulus Ujian
> selengkapnya...

Website

Departemen Pendidikan Nasional

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118668 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah
Keluarga Masih Menunggu Kabar Meninggalnya Sophan Sophian
Politikus Sophan Sophian Dikabarkan Meninggal

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data