Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Komnas Anak Terima 77 Laporan Susu Berbakteri
Kamis, 06 Maret 2008 | 00:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Nasional Perlindungan Anak hingga kemarin telah menerima 77 laporan soal susu mengandung bakteri. Menurut Sekretaris Jenderal Komisi, Aris Merdeka Sirait laporan ini berasal dari hampir semua provinsi, mulai dari Jakarta hingga Papua. “Jumlah pengaduan pasti akan bertambah lagi," katanya kepada Tempo, Rabu (5/3).

Rencananya, laporan dari masyarakat ini akan disertakan dalam gugatan masyarakat kepada pemerintah (class action) melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan akan didaftarkan dua pekan ke depan. Pihak yang digugat adalah menteri kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Institut Pertanian Bogor baru-baru ini mengumumkan hasil penelitian atas susu formula yang mengandung bakteri enterobacter sakazakii. Bakteri ini diduga dapat menyebabkan kanker.

Tapi, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari tetap enggan mengumumkan merek susu formula itu. Menurut Siti, pengumuman merek justru akan membuat orang takut minum susu. Lagipula, hasil penelitian IPB itu belum tentu bisa digeneralisir untuk manusia.

Menurut Aris, pemerintah seharusnya mengumumkan merek susu berbakteri. Masyarakat bisa mengetahui dan berhati-hati terhadap merek itu. "Jangan-jangan pemerintah justru melindungi produsen susu berbakteri,"katanya.

Penolakan mengumumkan merek, kata Aris, justru mempertaruhkan nasib anak-anak. Apalagi, saat ini masyarakat cenderung panik menghadapi isu susu berbakteri. "Pemerintah punya tanggung jawab melindungi anak-anak dan masyarakat," katanya. Aris berjanji, Komisi akan terus mengawal kasus susu ini. PRAMONO


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BPOM Jamin Susu Formula di Jatim Bebas Enterobacter Sakazakii
Pemerintah Tolak Umumkan Susu Berbakteri
Dokter Hewan Protes Menteri Kesehatan
Korban Enterobacter Sakazakii Mengadu ke YLKI
Menteri Kesehatan Ragukan Penelitian Susu Berbakteri
500 Warga Bekasi Dapat Susu Gratis
Produksi Susu Sapi Boyolali Merosot
Gerber Menarik Sereal Organik Bayi
Harga Susu Masih Akan Terus Naik
Tingkat Ibu Menyusui Masih Rendah
> selengkapnya...

Referensi

Mengincar Susu Formula

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118696 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

DKI Sisir Kawasan Radio Dalam
Rumah Duka Sophan Sophian Dikerumuni Wartawan
Menabrak Pakem Seni Trimatra
Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data