Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Inggris Tingkatkan Investasi di Indonesia
Kamis, 06 Maret 2008 | 15:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Inggris akan meningkatkan investasi ekonomi di Indonesia. Peningkatan investasi Inggris di Indonesia lebih banyak dialokasikan di sektor energi dan pertambangan. ”Duta investasi Inggris sedang mencari dan mempromosikan produk-produk dan investasi Inggris di Indonesia,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla seusai menerima Pangeran Andrew Albert Christian Albert yang juga duta investasi Inggris di Kantor Wakil Presiden, Kamis (6/3).

Menurut Kalla, investasi Inggris di Indonesia sangat besar terutama di bidang energi dan perminyakan. Kalla mencontohkan BP Indonesia yang mengelola blok LNG Tangguh di Papua. ”Kemudian ada rencana Rio Tinto yang nanti akan berinvestasi di Indonesia,” ujarnya.

Bagi Kalla, peluang ini harus ditangkap dengan baik. Terpenting memberikan persepsi yang bagus bahwa Indonesia sebenarnya sangat baik untuk investasi. ”Tapi syarat-syarat yang menguntungkan Indonesia atau lebih bagus dalam hal harga tetap diutamakan,” kata Kalla. Di sisi lain, menurut Kalla, produk hasil investasi tersebut, seperti gas, sebaiknya lebih banyak digunakan untuk kepentingan nasional.

Penetapan negoisasi harga kontrak-kontrak baru investasi Inggris, kata Kalla, akan selalu disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan harga -harga komoditas dunia terutama minyak mentah. ”Upaya-upaya untuk dapat menyesuaikan harga dilakukan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Pangeran Andrew sendiri mengakui pembicaraannya dengan Kalla soal hubungan kerja sama bisnis dan hubungan bilateral kedua negara. ”Indonesia negara yang ramah dan suasana bisnisnya sangat bagus,” kata dia. Andrew juga menyatakan berkunjung ke BP Papua untuk melihat operasional perusahaan Inggris di Papua. ”Kami akan terus meningkatkan hubungan kedua negara ini,” kata dia.

Anton Aprianto


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118736 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah
Keluarga Masih Menunggu Kabar Meninggalnya Sophan Sophian
Politikus Sophan Sophian Dikabarkan Meninggal

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data