Muatan Pesawat Manunggal Air Service Tidak Melebihi Batas

Jum'at, 07 Maret 2008 | 18:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mauatan pesawat kargo milik maskapai Manunggal Air Service yang terbakar saat mendarat di Bandara Wamena, Papua kemarin tak melebihi kapasitas.

"Cargo on board 10, 038 ton tapi tidak melebihi kapasitas," kata Juru Bicara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) J.A Barata ketika dihubungi Tempo, Jumat sore.

Pesawat jenis Hercules C160 Transall itu mengangkut 5 ton solar dan 5 ton avtur. Dalam kejadian itu, total enam orang kru pesawat selamat. Dari laporan awal yang diterima, pesawat tidak bisa dipergunakan lagi karena terbakar habis pada pukul 9:55 waktu setempat. “Bahan bakar minyak yang diangkut turut terbakar dan menyulitkan pemadaman,” kata Barata.

Saat ini tiga penyelidik dari Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi diterjunkan ke Wamena yakni Frans Wenas (investigator in charge), Sulaeman, dan Yoseph Tumenggung. Tim akan mengumpulkan fakta-fakta di lapangan selama dua bulan. Selanjutnya, tim investigasi membuat laporan awal. "Waktu untuk menganalisa tergantung kerumitan kasus," ujarnya.

Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mengaku belum mengetahui rincian kecelakaan tersebut. Adapun Ketua KNKT Tatang Kurniadi menjelaskan, pesawat itu melakukan pendaratan (landing) dengan baik. Namun saat pesawat bergerak dari landasan pacu (runway) ke taxyway, petugas Air Traffic Control menginformasikan ada percikan api dari roda. “Petugas pemadam berhasil menjangkau lokasi tapi api cepat membesar,” jelasnya.
KURNIASIH BUDI | HARUN MAHBUB






Komentar Anda

Kirim