|
Mendiknas Pimpin Pertemuan Sembilan Negara
Senin, 10 Maret 2008 | 13:22 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo memimpin pertemuan 9 negara berpenduduk terbesar di dunia dan memiliki komitmen mendukung program UNESCO Education For All (EFA). Pertemuan berlangsung antara 10-13 Maret di Nusa Dua, Bali.
Menurut Mendiknas, tema utama pertemuan itu adalah “Teacher Training and Teacher Up Grading”. “Ini sangat sesuai dengan kondisi kita yang baru saja mengesahkan UU tentang Guru dan Dosen,” ujarnya di sela-sela pertemuan itu. Adapun ke 9 negara yang berpartisipasi adalah Bangladesh, Brazil, Cina, Mesir, India, Indonesia, Meksiko, Nigeria dan Pakistan.
Menteri mengatakan hampir 60 persen penduduk dunia berada di sembilan negara tersebut. Pada 1993 lalu, kesembilan negara itu sepakat membentuk E-9 untuk mengatasi permasalahan dan menyamakan persepsi untuk bersama-sama mencapai kemajuan di bidang pendidikan. Pertemuan pertama digelar di Bali pada 1995. “Kita akan mengevaluasi program yang telah dijalankan,” sebutnya.
Adapun enam komponen utama yang disasar kesembilan negara pada program EFA adalah pendidikan anak usia dini, penyelenggaraan wajib belajar, pemberantasan buta huruf, menjamin kesetaraan gender di bidang pendidikan, pemberian life skill atau kecakapan hidup bagi semua anak muda dan orang dewasa yang mau bekerja produktif.
Mengenai masalah guru, menurut dia, 9 negara memiliki masalah yang hampir sama. Yakni soal ketersediaan dan distribusi di setiap wilayah negara. Di Indonesia, masalah itu menjadi makin rumit dengan adanya otonomi daerah. Ini berbeda dengan kondisi di Cina dimana pemerintah pusat bisa melakukan pengaturan guru sesuai dengan kebutuhan wilayah.
Rofiqi Hasan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|