|
Presiden Yudhoyono Tiba di Teharan
Senin, 10 Maret 2008 | 22:07 WIB
TEMPO Interaktif, Teharan: Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 jam dari Jakarta, pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di bandar udara Teharan, Iran, sekitar pukul 19.55 WIB, Senin (10/3).
Turut menyertai Presiden dalam lawatan kali ini adalah Ibu Ani Yudhoyono, Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirayudha bersama ibu Denok, istrinya. Juga tampak Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, dan Menteri Agama M. Maftuh Basyuni.
Presiden dijadwalkan akan mengunjungi empat negara yaitu Iran, Senegal, Afrika Selatan dan Saudi Arabia. Kunjungan akan dilakukan selama 10 hari, hingga tanggal 20 Maret mendatang.
Negara pertama yang akan dikunjungi oleh Presiden adalah Iran. Ia dijadwalkan akan bertemu Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad. Ini juga dimaksudkan sebagai balasan atas kunjungan Ahmadinejad ke Jakarta beberapa waktu lalu.
"Fokusnya adalah pembicaraan bilateral untuk meningkatkan hubungan kedua negara," kata Dino Patta Djalal, juru bicara Presiden.
Di Iran, Presiden juga akan menandatangi sejumlah kesepakatan di bidang pertanian, pendidikan, energi, industri dan koperasi.
Setelah itu, Presiden akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam di Senegal. "Presiden akan memberikan pernyataan," kata Dino. Fokus KTT kali ini adalah membahas piagam OKI dan peningkatan kesejahteraan umat Islam di dunia.
Menurut Dino, disela pertemuan KTT, Presiden dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Palestina dan beberapa pemimpin negara lain, seperti Sudan.
Presiden Yudhoyono juga akan berkunjung ke Afrika Selatan untuk mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Afrika Selatan. Pertemuan ini akan membahas rencana Afrika Selatan menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika mendatang. "Juga soal kerjasama bilateral di bidang ekonomi dan diplomatik," katanya.
Setelah itu, Presiden akan bertolak ke Dubai menuju Saudi Arabia. Di Saudi, Yudhoyono dijadwalkan bertemu dengan sejumlah investor Timur Tengah melalui forum kolektif maupun one on one meeting. "Presiden berharap investor besar mudah-mudahan bisa ditarik ke sini," katanya. Bambang Harymurti (Teheran) | Ninin P Damayanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|