|
Pertamina Belum Tahu Anggota Stafnya Selewengkan BBM
Selasa, 11 Maret 2008 | 19:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Kepala Divisi Komunikasi Pertamina, Wisnuntoro mengaku belum mengetahui penangkapan tiga oknum Pertamina di wilayah Tual, Maluku Tengah.
"Saya belum dapat laporan," kata Wisnu, kepada Tempo melalui telepon, Selasa (11/3).
Lima hari lalu, polisi menahan tiga orang oknum pejabat di kantor Pertamina Tual, Maluku Tengah yang terlibat penyelewengan bahan bakar minyak bersubsidi. Tiga orang itu adalah MH, Kepala Depo Pertamina Tual; FK, Kepala Bagian Pemasaran Pertamina Tual; dan DG, mantan Kepala Depo Pertamina Tual.
Wisnu mengatakan kantor pusat Pertamina belum tahu karena kasus tidak menjadi sorotan luas. "Tidak terlalu terekspos ya?," katanya. Meski begitu, ia mengatakan akan menindaklanjuti kasus tersebut.
Tiga oknum tersebut diduga terlibat kejahatan karena memberikan BBM bersubsidi ke nelayan asing yang melakukan illegal fishing. Padahal, sesuai ketentuan, BBM bersubsidi itu hanya boleh diberikan ke nelayan lokal.
Pemberian BBM bersubsidi itu sudah dilakukan sejak 2002-2007. Per tahunnya, negara dirugikan Rp 19 miliar akibat tindakan ini. Ninin Damayanti | Desy Pakpahan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|