|
TNI Geser Jabatan Lima Perwira Tinggi
Selasa, 11 Maret 2008 | 22:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Markas Besar Tentara Nasional Indonesia menggeser lima perwira tinggi dari jabatannya berdasarkan surat keputusan Panglima TNI Nomor Kep/66/III/2008 pada 5 Maret lalu.
Kepala Dinas Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI Kolonel CZI Ahmad Yani Basuki mengatakan pergeseran ini bagian dari rutinitas di lingkungan TNI. "Itu rotasi biasa," katanya saat dihubungi Tempo, Selasa (11/10).
Lima perwira tinggi itu Laksamana Muda Agus Sugiarto yang sebelumnya Tenaga Ahli Pengajar Bidang Hankam Lemhanas menjadi Irjenal, Laksamana Muda TNI Didi Setiadi dari Perwira Tinggi Mabes TNI menjadi Deputi Bidang Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas, Laksamana Madya Sri Nugroho Budo Gutomo dari Kepala Pusat Kodfikasi Departemen Pertahanan menjadi Sesditjen Kuathan Deparemen Pertahanan, Bridagir Jenderal Bahir Alamsyah dari Sekreatir Direktorat Jenderal Ranahan Departemen Pertahanan menjadi Kepala Pusat Kodifikasi Departemen Pertahanan. dan terakhir Laksamana Madya Susilo dari Kadisadal menjadi Sesditjen Ranahan Dephan.
Dalam surat keputusan itu juga disebutkan ada satu perwira tinggi pensiun. Laksamana Madya Suryono dari Deputi Bidang Pengamanan Persandian Lemsanneg menjadi Perwira Tinggi Mabes TNI Angakatan Laut.
Sementara itu, empat perwira tinggi mendapatkan promosi, Mayor Jenderal TNI Safzen Noerdin S Ip dari Irjenal menjadi Irjen Dephan, Laksamana Madya Ir Yusuf Abdullah MM dari Sesditjen Kuathan Departemen Pertahanan menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Pertahanan dan Keamanan Lemhanas, Kolonel Laut (T) Rachmad Sanyoto dari Irarmabar menjadi Kadisadal, Kolonel Chb Djoko Setiadi dari Kepala Direktorat Pam SInyal Debid. Pam persandian Lembaga Sandi Negara menjadi Deputi Bidang Pengamanan Persandian.
SANDY INDRA PRATAMA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|