Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Depdiknas Canangkan Gerakan Bali Cinta Fisika
Rabu, 12 Maret 2008 | 10:43 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar:
Departemen Pendidikan Nasional bekerjasama dengan Pemda Bali dan pakar fisika Prof Yohanes Surya Phd meluncurkan Gerakan Bali Cinta Fisika (GBCF). Gerakan ini mentargetkan dalam 1 tahun minimal 290.000 siswa akan menguasai metode Fisika Gasing (Gampang, Asyik dan Menyenangkan).

“Metode itu saya ciptakan untuk menepis kesan bahwa fisika itu ruwet dan memusingkan,” kata Yohanes Surya di sela peluncuran GBCF di SMU 4 Denpasar, Rabu (12/3).

Dengan metode itu, setiap orang bisa melakukan kalkulasi berupa penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dengan cara yang sangat mudah. Penyelesaian soal fisika dilakukan menggunakan logika tanpa suatu rumus baku dengan contoh yang ada dalam kehidupan sehari-hari. “Ini bedanya dengan pelajaran sekolah selama ini,” tegasnya.

Untuk mengawali gerakan ini, 20 orang dosen dan widya iswara bakal mendapat pelatihan khusus. Selanjutnya mereka diwajibkan melatih 5 orang sebagai peserta generasi kedua. Setiap peserta pelatihan hanya akan dinyatakan lulus setelah diuji dengan soal-soal Fisika setingkat SMU dengan nilai 100 %. Generasi kedua juga diwajibkan untuk melatih minimal 3 orang demikian juga dengan generasi seterusnya.

Yohanes menegaskan, gerakan ini adalah gerakan sosial agar semua orang nantinya bisa berpikir layaknya fisikawan. “Modulnya boleh digandakan secara gratis tapi tidak boleh dijual,” kata Rektor Universitas Multimedia Nusantara ini. Ia sedang mengurus hak paten untuk metode ini.

Bali dipilih sebagai daerah pertama untuk gerakan ini karena pemerintah daerahnya menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberikan dukungan. Setelah Bali, sejumlah daerah juga sudah menyatakan komitmennya antara lain Yogyakarta, Papua dan Sumatera Utara.

Sementara itu Dirjen Pendidikan dasar dan Menengah Suyanto menyebut, gerakan ini merupakan wujud kebersamaan pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Kita merasa sangat terbantu khususnya untuk pengembangan ilmuisika,” sebutnya. Rofiqi Hasan

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Siluman Buku Matematika  | 31 Mei 2004
Korupsi di Kantor Pendidikan  | 08 Oktober 2001
Tiga Departemen Terkorup  | 29 Juli 2002
Batan Mendidik Sendiri | 24 Agustus 1985
Jurusan Gelap Salah Tafsir | 28 September 1985
Menempatkan Sejarah Dalam Kelas | 28 September 1985
Sanksi Di Babakan Siliwangi | 07 September 1985
Penataran, Atau Ditraktir Menteri | 20 Juli 1985
Mereka Tidak Siap Berkembang | 06 Juli 1985
Guru Harap Pandai-Pandai Menghukum | 02 November 1985
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indra Djati Sidi Belum Dilantik
Juwono: Kompetensi Indra Djati di Pertahanan Tak Diragukan
LSM Pendidikan Gelar Unjuk Rasa
Menteri Pendidikan Perkuat Pengawasan Internal Buat Berantas Korupsi
ICW Desak Pemerintah Awasi Kepala Sekolah
Polri Diminta Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Bantuan Bank Dunia
LSM Desak Presiden Melarang Guru Menjual Buku
Bendahara Diknas Konawe Jadi Tersangka
Kejaksaan Bongkar Kasus Penggelembungan Gaji Guru
Lebih Separuh Guru SD PNS Pindah Profesi
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No. 6 Tahun 2004 Tentang Penetapan Universitas Pendidikan Indonesia Sebagai Badan Hukum Milik Negara
Kepres RI No. 59 Thn.2003 Tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Di Lingkungan Lembaga Tertinggi / tinggi Negara
UU RI No.20 Thn.2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Website

Departemen Pendidikan Nasional

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119062 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Diduga Perampok, Mobil Fortuner di Hancurkan Massa
Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data