|
Wapres Minta Keselamatan Kerja Menjadi Budaya
Rabu, 12 Maret 2008 | 13:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta keselamatan kerja menjadi budaya kerja yang dilaksanakan secara disiplin. Keselamatan menjadi prioritas dalam mendukung terwujudnya kesejahteraan pekerja.
"Kalau gaji besar, tidak selamat kan tidak sejahtera, apalagi gaji kecil tidak selamat, celaka itu," kata Kalla saat memberi sambutan saat pemberian penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) di Kantor Wakil Presiden, Kamis (12/3).
Sebanyak 10 perusahaan mendapat penghargaan kecelakaan nihil atau zero accident. Penghargaan juga diberikan kepada empat gubernur dan 10 bupati/walikota dari 178 kabupaten/kota yang dinilai telah membina upaya keselamatan dan kesehatan kerja.
Sepuluh perusahaan yang mendapat penghargaan zero accident diantaranya PT Pupuk Kujang, PT HM Sampoerna, PT Batubara Bukit Asam, PT Pelabuhan Indonesia I, dan PT Samsung Elektronik. Sedangkan empat provinsi yang dinilai sebagai pembina K-3 ini yaitu Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Sumtera Selatan dan Jawa Timur.
Menurut Kalla, untuk mewujudkan upaya keselaatan di perusahaan menjadi budaya kerja harus ada aturan yang tegas dan jelas. Disiplin pimpinan juga akan menjadi pendorong upaya ini. "Jepang itu keselamatan menjadi budaya, tidak ada toleransi, di Indonesia masih ada toleransi," kata dia. Pemerintah daerah juga harus mendukung upaya ini dengan melakukan inspeksi secara rutin. Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|