|
Menteri Pertahanan Minta Kajian Alat Militer Dipercepat
Kamis, 13 Maret 2008 | 13:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono meminta pengkajian alat utama sistem persenjataan (alutsista) di tiap angkatan dipercepat. ”Kami akan percepat proses itu,” kata Juwono seusai melantik Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan yang baru, Mayor Jenderal Marinir Safzen Noerdin, di Departemen Pertahanan, Kamis (13/3).
Kendati begitu, Menteri Juwono menyadari bahwa di tiap-tiap angkatan memiliki kurun waktu untuk memproses pengkajian tersebut. Karena alat militer setiap angkatan berbeda, sehingga besar kemungkinan selesainya proses pengkajian tidak akan bersamaan.
Saat ini, kata Juwono, Panglima TNI sedang menginventarisasi dengan seluruh kepala staf angkatan. Setiap alutsista akan dikaji kelayakannya dari segi umur, kemampuan apakah bisa dipakai atau tidak dan sebagainya. Proses evaluasi akan tetap berpegang pada arahan yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 4 Februari lalu.
Sedangkan mengenai alutsista tua, Juwono mengatakan, kemungkinan akan diremajakan. Tapi hanya untuk yang layak pakai saja. ”Tiap-tiap angkatan akan menganalisa, apakah bisa dipakai atau tidak. Kalau layak akan dipakai, kalau tidak pasti akan dihentikan,” kata Juwono.
Dengan kondisi anggaran sekarang, menurut Juwono, masing-masing angkatan mengalokasikan biaya pemeliharaan alutsista sekitar 20-25 persen dari anggaran kesatuan masing-masing. Jumlah ini memang masih belum ideal dari jumlah yang seharusnya sebanyak 30 persen. Karena itu, dengan anggaran terbatas perawatan akan dilakukan dengan penuh ketelitian, sesuai dengan patokan di tiap-tiap angkatan apakah layak dipakai atau tidak.
Titis Setianingtyas
INDEKS BERITA LAINNYA :
|