Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Akan Ajukan Calon Baru Gubernur BI
Kamis, 13 Maret 2008 | 14:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah menerima dan menghormati keputusan penolakan calon Gubernur Bank Indonesia oleh Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Kendati begitu, kata Kalla, keputusan tersebut belum final karena harus terlebih dulu melalui sidang Paripurna. ”Kami tunggu saja, karena belum final, Pemerintah menunggu DPR mengembalikan dua calon itu,” kata Kalla di kantornya, Kamis (13/3).

Kalla mengatakan, setelah nama dua calon yang ditolak DPR dikembalikan, Presiden akan kembali mengajukan calon Gubernur BI yang baru. Menurut Kalla masih ada waktu dua sampai tiga minggu Presiden mengajukan nama baru. ”Jadi Presiden tidak perlu mempercepat kunjungannya dari luar negeri,” ujarnya.

Tadi malam, Komisi Keuangan dan Perbankan menolak dua calon Gubernur BI yang diajukan pemerintah yaitu Agus Martowardoyo dan Raden Pardede setelah dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Dari voting yang dilakukan, Agus mendapat suara sebanyak 21 suara, Raden sama sekali tak memperoleh suara, dan opsi menolak keduanya didukung oleh 29 suara.

Kalla mengatakan, pemerintah sudah mengikuti ketentuan undang-undang. Untuk calon berikutnya, kata Kalla, tidak ada keharusan juga pemerintah memilih orang dalam Bank Indonesia. Kalla juga menilai hal ini bukan satu masalah yang urgent bagi pemerintah sehingga harus terburu-buru menentukan nama-nama baru calon Gubernur BI. ”Presiden tentunya akan mengadakan rapat untuk memilih calon terbaik,” ujarnya.

Menurut Kalla, kesempatan yang kedua kalinya ini akan digunakan untuk mencari orang-orang yang tepat dan bisa diterima oleh DPR. ”Tapi undang-undang tidak mengharuskan, calonnya berasal dari orang dalam (internal BI),” kata dia.

Anton Aprianto


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119190 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah
Keluarga Masih Menunggu Kabar Meninggalnya Sophan Sophian

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data