|
Pemilihan Gubernur BI
Pemerintah Kecewa atas Penolakan DPR
Kamis, 13 Maret 2008 | 20:49 WIB
TEMPO Interaktif, Dakar:
Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa mengaku kecewa menanggapi berita penolakan Komisi XI DPR terhadap dua calon Gubernur BI yang diajukan pemerintah. “Saya kecewa,” katanya saat memberikan keterangan pers di sela kunjungan rombongan Presiden Yudhoyono di Dakar, Senegal, Kamis (13/3).
"Mereka harus menjelaskan alasan penolakan itu kepada pemerintah dan publik," kata Hatta. "Ini penting karena, menurut kami, pemerintah telah memenuhi semua ketentuan dan perundangan yang berlaku dalam pengajuan ini."
Presiden Yudhoyono, menurut Hatta, telah mendapatkan laporan perkembangan keadaan di tanah air ini dari Wakil Presiden Jusuf Kalla melalui telepon. "Wapres melaporkan dua hal, penurunan harga minyak goreng dan penolakan komisi XI itu," katanya.
Harga minyak goreng turun sekitar Rp 1.000 sekilo, dan yang lebih penting lagi kecenderungannya terus menurun. "Tentang perkembangan pencalonan Gubernur BI, Presiden mengatakan bersikap taat pada ketentuan yang berlaku dan menunggu surat resmi dari DPR sebelum mengambil keputusan baru."
Mengenai kemungkinan keputusan penolakan Komisi Keuangan dan Perbankan itu diubah oleh rapat paripurna, Hatta mengatakan pleno dapat melakukan keputusan apa pun. "Yang penting alasan keputusan itu dijelaskan kepada pemerintah dan publik agar pemerintah dapat mengetahui ketentuan apa yang tidak dipenuhi dalam pencalonan itu," katanya.
Hatta, yang mengaku pernah menjelaskan semua alasan pemerintah dalam pencalonan ini kepada komisi XI, merasa tak ada alasan substanstif untuk menolak. “Mereka calon yang kompeten dan punya integritas tinggi dan track record yang baik," katanya.
Pemerintah, kata Hatta, baru akan mengajukan pencalonan baru bila telah mendapat surat penolakan resmi dari DPR. "Termasuk alasan penolakan itu," katanya. Sampai surat itu diterima, Presiden akan terus memperhatikan perkembangan yang terjadi dengan seksama.
Mengenai kemungkinan Presiden mengajukan Menteri Koordinator Perekonomian Budiono sebagai calon, Hatta mengatakan terlalu dini untuk memberi komentar. “Pada prinsipnya Presiden mengatakan akan mengikuti semua ketentuan yang berlaku," katanya. Bambang Harymurti (Dakar)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|