Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Banyak Kapal Asing Pencuri Ikan Gunakan BBM Bersubsidi
Kamis, 13 Maret 2008 | 22:28 WIB

TEMPO Interaktif, Samarinda:
Kepala Polri Jenderal Sutanto mengungkapkan masih banyak terjadi penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Indonesia. "Ironisnya BBM kita digunakan kapal asing pencuri ikan ilegal di perairan Indonesia," katanya di Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (13/3).

Baru-baru ini jajaran Polri dan TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan Departemen Kelautan dan Perikanan membongkar penggunaan BBM bersubsidi oleh kapal asing pencuri ikan di Kawasan Timur Indonesia. Akibat penggunaan BBM bersubsidi yang tidak tepat ini diperkirakan negara dirugikan mencapai lebih Rp 500 miliar.

Sutanto menjelaskan, operasi ini dilakukan di perairan Arafura di Kawasan Timur Indonesia terhadap 5.088 kapal, yang sebagiannya kapal asing berbendera Indonesia. Dari operasi itu ditemukan lebih dari 200 kapal asing yang mencuri ikan dengan menggunakan BBM bersubsidi.

Menurut Kapolri, penyalahgunaan BBM di perairan lain di Indonesia sangat mungkin terjadi. Karena itu, dalam waktu dekat polisi akan menggelar operasi di perairan Sulawesi Utara. "Seharusnya BBM bersubsidi hanya untuk nelayan kita," katanya.

Maraknya perdagangan BBM bersubsidi ke kapal asing ini, menurut Sutanto, disebabkan tingginya perbedaan harga atau disparitas antara BBM bersubsidi dengan industri.

Peluang inilah yang digunakan orang yang ingin mendapatkan keuntungan. "Ini tugas polisi untuk menjaganya, agar negara tak lagi merugi," katanya. Firman Chigo

Dari Arsip Majalah TEMPO
APBN-P 2005 (Tidak) Realistis? | 04 April 2005
Bisnis Sepekan | 04 April 2005
Berbelok di Tikungan Akhir | 28 Maret 2005
DPR Tidak Serius | 28 Maret 2005
Minyak Panas di Gedung Parlemen | 21 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Kaum Miskin Ketinggalan | 21 Maret 2005
Tidak Akan Transparan | 14 Maret 2005
Bak Kembali ke Perut Bumi | 14 Maret 2005
Tergagap di Tingkat Lokal | 14 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pertamina Belum Tahu Anggota Stafnya Selewengkan BBM
Presiden Jamin APBN 2008 Takkan Jebol
Depkeu Siapkan Skenario Lonjakan Harga Minyak
Minyak Goreng Bersubsidi Belum Disalurkan di Jawa Barat
Jaksa Kembali Membidik Uruwatuw
Penyelewengan Minyak Tanah Bersubsidi
Pertamina Tagih Subsidi BBM
Warga Keluhkan Pemotongan Subsidi Tunai
Rebutan Dana Subsidi, Lima Luka dan 15 Pingsan
Subsidi Minyak Akan Naik
> selengkapnya...

Referensi

Siapa Boleh Membeli

Website

PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119226 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Keluarga Sudah Menerima Kabar Sophan Sophian Meninggal
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah
Keluarga Masih Menunggu Kabar Meninggalnya Sophan Sophian

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data