|
BPOM Nyatakan 38 Sampel Susu Formula Bebas Bakteri
Sabtu, 15 Maret 2008 | 18:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyimpulkan 38 dari 98 sampel susu formula dinyatakan bebas bakteri. Sisanya, 60 sampel susu formula, masih diteliti.
"Bukan hanya bebas bakteri E-sakazaki tapi juga Salmonela, E-coli dan lainnya," ujar Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Husniah Rubiana Thamrin Akib saat ditemui usai menghadiri bedah buku Menteri Kesehatan "Saatnya Dunia Berubah" di Jakarta, Sabtu petang (15/3).
Menurut Husniah, pihaknya segera mengumumkan hasil penelitiant terhadap 60 sampel tersebut."Diusahakan satu bulan ke depan, karena untuk meneliti E-sakazaki butuh waktu 1-2 minggu per sampel" ujar dia.
Namun, Husniah tidak menyebut seluruh merk susu yang telah selesai diteliti. Ia hanya menjelaskan, penelitian terhadap susu formula menyusul kegelisahan masyarakat atas hasil penelitian Institut Teknologi Bogor yang menyatakan susu formula tercemar bakteri E-sakazaki.
Susu dan makanan bayi, kata dia, sangat sensitif dan merupakan prioritas BPOM untuk selalu memeriksa kadar protein dan harus bebas logam berat atau mikroba. "Setelah dipasarkan pun BPOM tetap memeriksa lewat teknik sampling dan tidak pernah menemukan bakteri tersebut," ujar dia.
Di dunia, lanjut dia, sepanjang 1961 sampai 2003 baru ditemukan 48 kasus susu formula tercemar bakteri E-sakazaki. Itupun hanya terjadi pada bayi khusus yang sistem imunitasnya rendah. Pemeriksaan bakteri E-sakazaki, tambahnya, masih dibahas dan belum merupakan persyaratan oleh kodeks namun merupakan inisiatif masing-masing negara.
Reh Atemalem Susanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|