|
Kalla : Rumah Susun Atasi Masalah Banjir dan Macet
Sabtu, 15 Maret 2008 | 18:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, tren tinggal di rumah susun membantu penyelesaian 50-60 persen masalah persoalan banjir dan kemacetan di DKI Jakarta.
Untuk mengatasi banjir misalnya, menurut Kalla, diperlukan banyak lahan kosong. “Untuk lahan kosong, perumahan dibuat ke atas,” kata Kalla kepada wartawan di kantor pemasaran Rumah Susun City Par Cengkareng, Sabtu (15/3).
Sedangkan untuk mengatasi kemacetan, Kalla meminta warga tinggal dekat dengan tempat kerjanya. “Saya optimistis persoalan itu (banjir dan kemacetan) dapat diatasi,” kata Kalla
Jika rumah susun menjadi tren di Jakarta, Kalla melanjutkan, kota-kota lain pun akan mengikuti tren ini. Lagipula, tinggal di rumah susun jauh lebih sehat, lebih baik ketimbang tinggal di gang-gang sempit. Pemerintah, ujarnya,juga lebih mudah membangun infrastruktur.
Mencermati alasan-alasan itu, pemerintah berencana segera menambah pembangunan rumah susun. Dalam waktu lima tahun ke depan, ujar Kalla, pemerintah mentargetkan 1000 menara rumah susun. “Saya optimistis akhir tahun 2009 dapat mencapai 100 tower,” kata Kalla.
Kalla juga optimistis pelaksanaan peruntukan rumah susun yang sasarannya adalah rakyat golongan bawah tidak akan disalahgunakan.“Lagipula orang mampu pasti tidak mau tinggal di rumah 36 meter persegi,” kata Kalla.
FANNY FEBIANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|