|
111 Kabupaten Belum Tuntaskan Wajib Belajar
Selasa, 18 Maret 2008 | 12:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebanyak 111 kabupaten dan kota belum menuntskan target wajib belajar 9 tahun. ”APK (angka partisipasi kasar)-nya masih dibawah 80 persen,” kata Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo saat memberikan sambutan dalam Deklarasi Wajib Belajar di Departemen Pendidikan, Selasa (18/3).
Untuk mencapai target tuntas wajib belajar pada akhir 2008, pemerintah akan membangun 500 unit sekolah baru (USB) SMP, 760 SMP satu atap dan 11.069 ruang kelas baru SMP pada 2008.
Pembangunan, jelas menteri, diharapkan dapat melayani 963.891 (7,48% ) anak usia 13-15 tahun yang belum mendapatkan pelayanan pendidikan setingkat SMP/MTs/sederajat.
Selain itu, tambahnya, pemerintah daerah harus melakukan penyisiran melalui RT/RW setempat untuk menjaring anak usia 13-15 tahun yang saat ini telah tamat SD/MI/sederajat tetapi belum melanjutkan ke SMP/MTs/sederajat dan menjaring anak DO SMP/MTs/sederajat untuk kembali bersekolah.
”Aturannya terserah bupati/walikota. Intinya orangtua bisa kena sanksi atau bisa juga mendapatkan insentif jika mengirimkan anak bersekolah,” katanya menerangkan.
Upaya lainnya yaitu memperpanjang masa pendaftaran siswa baru tingkat SMP/MTs. Tahun 2008 ini pendaftaran siswa baru terutama untuk SMP Terbuka dan warga belajar program paket B dan pesantren salafiyah hingga 5 Oktober 2008. Reh Atemalem Susanti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|