Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Wakil Presiden Puji Ketegasan Jaksa Agung
Selasa, 18 Maret 2008 | 18:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Jaksa Agung segera menyiapkan orang-orang terbaiknya untuk dicalonkan sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidus). Syarat utama untuk kandidat Jampidsus adalah orang dalam lingkarang Kejaksaan Agung.

"Jampidus ini sangat teknis dan merupakan jabatan karier. Jaksa agung muda ini jabatan karier, bukan diangkat atau orang luar, dia kan Eselon I itu harus ada pangkatnya, harus ada pengalamannya," kata Kalla kepada wartawan di Kediaman Dinasnya di Jalan Diponegoro Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/3).

Menurut Kalla, yang menentukan kandidat Jampidus adalah Jaksa Agung. "Kalau Jaksa Agung segera menyerahkan nama-nama calon yang baik, akan segera diproses," kata Kalla.

Mengenai kedatangan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Untung Udji Santoso, menurut Kalla, tidak ada kaitannya dengan proses pergantian Jampidus. "Dia datang untuk Rapat dengan Departemen Keuangan dan Bank Dunia," kata Kalla.

Mengenai pencopotan Jampidus Kemas Yahya, menurut Kalla, menjadi cerminan positif penegakan hukum di Indonesia. Artinya, atasan harus bertanggung jawan jika bawahannya terbukti melakukan praktek menyimpang. "Ini luar biasa," katanya.

"Artinya ada ketegasan pemerintah, ada ketegasan Jaksa Agung. Apapupun pangkatnya dapat dikenakan sanksi, artinya kita punya optimisme ke depan dulu. Petugas hukum atau jaksa seperti Urip (Tri Gunawan) dulu nyogok mungkin tidak ketahuan. Sekarang kena sanksi, atasannya juga mempertanggungjawabkan hal ini," katanya.

Penegakan hukum ke depan, kata Kalla, akan lebih maju karena tidak pandang bulu. "Kalau orang mengatakan tebang pilih, itu hilang sendiri, buktinya aparat kena, jadi ini positif, harus dimaknai seperti itu, negatifnya Jaksa kok kena seperti itu," katanya.
ANTON APRIANTO


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119467 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

ACeS Menang Gugatan Lelang USO
Pejabat Cianjur Beda Pendapat soal BLT
Polisi Gerebek Pesta Ganja
Baru Tiga Kecamatan Dapat Kartu BLT
Hamilton Tercepat di Sesi Latihan Monaco

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data