|
Kalla Minta Menteri Perumahan Siapkan Model Bangunan Hemat Energi
Rabu, 19 Maret 2008 | 21:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf As'yari menyiapkan konsep arsitektur bangunan Indonesia yang ramah lahan dan hemat energi. ”Kalau perlu sayembara,” kata Kalla saat meresmikan pembukaan Pameran Arsitektur 4D Universitas Indonesia (UI) di Galeri Nasional, Senin (19/3) malam.
Menurut Kalla, model perumahan saat ini cenderung tidak hemat lahan dan boros energi. Di setiap sudut, selalu membutuhkan pendingin ruangan. ”Kalau terus begini, sulit. Harga minyak saja sudah US$ 110, ini kan disubsidi,” ujarnya.
Model rumah yang hemat lahan dan energi, kata Kalla, nantinya akan dijadikan rumah atau bangunan khas Indonesia. ”Selama ini tidak ada bangunan khas Indonesia, adanya bangunan atau rumah adat seperti Jawa, Bugis dan sebagainya,” kata dia.
Dengan model rumah seperti itu, ujar Kalla, masyarakat Indonesia terdorong untuk mengubah perilaku hidupnya dari boros pemakaian energi menjadi hemat energi. ”Ini namanya terobosan, jangan gedung tinggi tapi harus pakai AC,” ujar Kalla.
Khusus untuk perumahan, Kalla menekankan juga soal harga yang murah. Jika ini diabaikan, maka sama artinya masyarakat Indonesia harus membayar mahal. "Kalau tidak murah, siapa nanti yang beli,” ujarnya.
Anton Aprianto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|