Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ribuan Warga Gowa Rayakan Maudu Adaka ri Gowa
Kamis, 20 Maret 2008 | 15:33 WIB

TEMPO Interaktif, Makassar:Ribuan warga Gowa mengikuti perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, 12
Rabiulawal 1429 H, di kawasan Istana Balla Lompoa, Kamis (20/3). Perayaan akbar dilakukan secara adat yang dikenal sebagai Maudu Adaka ri Gowa.

Ketua panitian perayaan Maudu Adaka ri Gowa, Syahrianti Dg Sompa, mengatakan kegiatan merupakan bentuk syukur atas kelahiran sekaligus wafatnya Nabi Muhammad SAW. Acara juga menjalin kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat Gowa.

Dalam perayaan ini terdapat dua buah kanre maudu (makanan khas maulid) yang berukuran besar, dengan tinggi lima meter dan berdiameter tiga meter. Berisi 7.000
butir telur warna warni, 1.000 kanre maudu dan 3 ton beras.

Selain dua kanre maudu raksasa, sejumlah unit kerja, kecamatan, organisasi masyarakat, bank, dan partai politik di daerah ini diundang untuk ikut berpartisipasi menyiapkan kanre maudu tersendiri.

Dimana sebelum semua makanan khas maulid ini ditata di halaman Istana Balla Lompoa dan Istana Tamalatea,
terlebih dahulu diarak keliling Kota Sungguminasa.
Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo mengatakan beras, telur dan kanre maudu ini akan dibagikan kepada 1.200 warga kurang mampu, yang telah memperoleh kupon. "Semoga
perayaan ini dapat ikut dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama kaum kurang mampu," katanya.

Hadir dalam perayaan maulid ini, Syahrul Yasin Limpo, yang merupakan Gubernur Sulawesi Selatan. Dia terpilih dalam pemilihan kepala daerah 5 November setelah bersengketa di MA. MA kemarin mengabulkan upaya Peninjauan Kembali KPU Daerah Sulawesi Selatan, yang berarti Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Numang terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur.

Irmawati

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mereka yang Menolak Ratih  | 29 Desember 1998
Ratih  | 29 Desember 1998
Pasukan 240 Miliar yang Kontroversial  | 15 Desember 1998
Dikepung dari Darat dan Laut  | 10 November 1998
Ayo, Masuk Ratih dan Kamra  | 09 Pebruari 1999
Ayo, Cari Duit untuk Bela Negara  | 19 Januari 1999


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119557 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Rumah Dinas Tentara Dikosongkan
Industri Kapal Resah
Tiga Mantan Deputi Gubernur Akan Jadi Saksi
Mangku Pastika Menang di Singaraja
Bersaing Jadi Idola Cilik

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data