close

Partai PIB Incar Kepala Keluarga di Tiap TPS

Kamis, 20 Maret 2008 | 20:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Perjuangan Indonesia Baru akan menekankan perolehan suara di tiap tempat pemungutan suara pada Pemilu 2009. Strategi ini, kata Seretaris Jenderal Partai PIB, Edi Danggur, memungkinkan partai memperoleh suara besar.

"Dengan strategi ini, kami yakin bisa lolos ambang batas 2,5 persen," katanya sebelum acara Konsolidasi Nasional Partai PIB di Hotel Red Top, Jakarta, Kamis (20/3).

Ia menjelaskan, Partai PIB yang saat Pemilu 2004 bernama Partai Perhimpunan Indonesia Baru, akan mendekati minimal satu kepala keluarga di tiap TPS. Menurut Edi, istri dan anaknya akan memilih PIB. "Jadi kami dapat minimal tiga suara di tiap TPS," katanya.

Edi mencontohkan, di tiap daerah pemilihan (dapil) di Banten, ada sekitar 14 ribu TPS. Dengan pendekatan di tiap TPS, kata Edi, sangat mungkin Partai PIB memperoleh satu kursi DPR di tiap dapil. "Strategi ini lebih efektif ketimbang mengerahkan massa saat kampanye," katanya.

Daerah yang akan menjadi fokus penerapan strategi ini adalah Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Papua, Banten, dan DKI Jakarta. Partai PIB, kata Edi, mencoba realistis dengan tak mengambil daerah yang menjadi basis partai besar, misalnya Jawa Timur yang dikuasai oleh Partai Kebangkitan Bangsa.

Edi optimistis partainya melewati ambang batas 2,5 persen dalam Pemilu 2009. Tahun 2004 lalu, partai yang dipimpin ekonom Sjahrir ini hanya memperoleh 1,9 persen suara dan tak menempatkan wakil di DPR. Tapi, kata Edi, partainya belum mencalonkan kandidat presiden. Pencalonan baru akan dilakukan dalam Rapat Konsolidasi Mei mendatang.

Saat ini, lanjut Edi, partainya fokus pada proses verifikasi di Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Setelah itu, partainya akan fokus pada verifikasi faktual di Komisi Pemilihan Umum. "Kami sudah memenuhi syarat verifikasi di Departemen Hukum dan KPU," katanya.

Bendahara Partai PIB, Idajani Oesman, mengatakan syarat keterwakilan perempuan sudah dipenuhi. Bahkan, kata Ida, jumlah pengurus perempuan hampir mencapai 50 persen. "Mereka bukan hanya pajangan, tapi memang kompeten," katanya. Dalam Pemilu 2004, 44,8 persen calon anggota legislatif Partai PIB adalah perempuan.

Selain itu, kata Ida, partainya juga menekankan pada pluralitas. "Kami terbuka untuk semua golongan," ujarnya.

Konsolidasi Partai PIB dihadiri oleh hampir 200 orang pengurus daerah dan cabang. Sebagai catatan, meski gagal menempatkan wakil di Senayan, partai ini memiliki 87 anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota. Dalam Pemilu kepala daerah, PIB yang berkoalisi dengan partai lain menempatkan tujuh bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota. Untuk Pemilu Gubernur, PIB ikut mendukung Gubernur Riau terpilih.

PRAMONO

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan