|
Indonesia Penyandang Tubercolusis Terbesar Ketiga di Dunia
Senin, 24 Maret 2008 | 12:02 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Setiap tahun 485 ribu orang di Indonesis tertular penyakit Tuberculosis (TB). Angka itu menempatkan Indonesia di urutan ketiga negara penyumbang kasus TB di dunia setelah India dengan 815 ribu kasus dan China 595 ribu kasus.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Departemen Kesehatan Dr. Nyoman Kandun, MPH mengungkapkan, dari ratusna ribu kasus itu hanya 68 persen yang bisa dideteksi dan 87 persen di antaranya bisa disembuhkan. “Sisanya menjadi sumber penularan, di mana satu orang menulari 10-15 orang,” kata Kandun, Senin (24/3), dalam peringatan Hari TB Se-dunia di Lembaga Pemasyarakatan Krobokan, Denpasar, Bali.
Berdasar survei nasional 2004 , penyakit TB tersebar di seluruh wilayah di Indonesia dengan angka kematian penderita TB mencapai 140 ribu orang per tahun. Adapun data 2006 menunjukkan 9,2 juta kasus baru dengan perkiraan 1,7 juta orang meninggal.
Menurut Kandun, pemerintah menyediakan dana mencapai Rp 266 miliar per tahun yang berasal dari APBN dan bantuan negara donor untuk memerangi penyakit itu. Salah-satu strategi yang ditempuh sejak 2004 adalah dengan menanggulangi penularan TB di Lembaga Pemasyarakatan.
Data terakhir, terdapat 800 pasien TB di seluruh LP di Indonesia. “Di Lapas gampang penularan tetapi gampang juga pengobatan,” kata Kandun. Sebab, pasien lebih gampang didisiplinkan menjalani perawatan minimal enam bulan.
Menteri Hukum dan HAM Andi Matalatta menyambut baik upaya Departemen Kesehatan. “Kami tidak ingin Lapas menjadi sumber penularan penyakit,” katanya. Dia mengatakan telah menyediakan bantuan berupa tenaga medis serta klinik kesehatan. ROFIQI HASAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|