Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

KPK Segera Umumkan Tersangka Baru Skandal Aliran Dana BI
Senin, 24 Maret 2008 | 16:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Pemberantasan Korupsi segera mengevaluasi kasus aliran dana Rp 100 miliar milik Yayasan Pengambangan Perbankan Indonesia (YPPYI). Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Chandra M. Hamzah berjanji mengumumkan tersangka baru dalam kasus aliran dana BI.

“Minggu ini akan dievaluasi. Mengenai tersangka baru, nanti kami umumkan, yang jelas minggu ini akan ada perkembangan yang signifikan mengenai aliran dana BI,” kata Chandra M. Hamzah, di auditorium KPK, siang ini (24/3). Namun Chandra belum mau menyebutkan siapa identitas tersangka baru itu.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan tiga orang tersangka kasus ini, yaitu gubernur BI, Burhanuddin Abdullah, mantan Direktur Hukum BI, Oey Hoey Tiong, dan Pimpinan BI Surabaya, Rusli Simanjuntak.

Selain menetapkan status tersangka, KPK juga menetapkan status pencekalan pada 17 nama yang diperkirakan terlibat. Dalam 17 nama tersebut terdapat nama anggota dewan, Hamka Yandu dan bekas anggota dewan Anthony Zeidra Abidin.

Berdasarkan dokumen pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuagan (BPK), aliran dana ini dikeluarkan atas dasar keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 2003. Rencananya dana tersebut digunakan sebagai bentuk diseminasi Bank Indonesia, dan proses hukum tiga mantan direktur BI. CHETA NILAWATY


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

DPR Usulkan Public Hearing Calon Gubernur BI
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Hamka Yamdu
Agus Martowardojo Berjanji Pulihkan Kepercayaan Terhadap BI
Burhanuddin Terkejut Ditetapkan Sebagai Tersangka
Penetapan Burhanudin Sebagai Tersangka Jatuhkan Kredibilitas BI
Badan Kehormatan Siapkan Sanksi untuk Penerima Dana BI
BI Nilai Stimulus Perekonomian Daerah Masih Kurang
BI Rate Tahun Depan Berpeluang Turun
Pengamat: Forum Stabilitas Mendorong Bank Sentral Terbuka
Level Pejabat BI Yang Wajib Lapor Kekayaan Diperluas
> selengkapnya...

Referensi

Mengurai Benang Kusut Duit BI
Sabetan Ekor Krismon
Tanda Tangan Sakti
Aliran Dana Bank Sentral ke DPR
Aliran Dana Bantuan Hukum Bagi Para Mantan Pejabat Bank Indonesia
Proporsi Kepemilikan Surat Utang Negara

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119703 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

DKI Sisir Kawasan Radio Dalam
Rumah Duka Sophan Sophian Dikerumuni Wartawan
Menabrak Pakem Seni Trimatra
Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data