close

Wiranto Minta Bantuan Pengentasan Kemiskinan Tak Dicurigai

Kamis, 27 Maret 2008 | 16:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Wiranto mengimbau pemerintah tidak terlalu sensitif dan curiga bantuan penanganan kemiskinan yang disampaikan oleh elemen masyarakat.

Seharusnya, kata mantan Panglima TNI itu, pemerintah merangkul elemen-elemen masyarakat yang mau ikut berperan memerangi kemiskinan. Karena tak bisa dipungkiri hingga 10 usia reformasi rakyat miskin tak kunjung terentaskan di Indonesia. "Padahal kemiskinan bukan sesuatu yang datang tiba-tiba," kata Wiranto saat konferensi pers tentang sayembara pengentasan kemiskinan di Hotel Sahid Jakarta, Kamis (27/3).

Salah satu hal yang seharusnya diprioritaskan untuk memerangi kemiskinan adalah ketahanan pangan. Menurut Wiranto, pemerintah tidak boleh ragu-ragu untuk mengubah kebijakan bidang pertanian. "Pertanian harus kembali menjadi basis pembangunan ekonomi."

Untuk mewujudkannya ada tiga hal utama yang harus diperhatikan, yaitu modal, pasar, dan regulasi. Pemerintah harus serius mendorong masyarakat untuk mau kembali menjadikan pertanian sebagai basis utama perekonomian masyarakat.

Perlindungan terhadap masalah pertanian juga harus dilakukan oleh pemerintah dalam bentuk regulasi maupun aksi. Karena pembangunan pertanian tidak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan pola lama yang berfokus pada proses cocok tanamnya saja. Oleh karena itu, lewat sayembara ini Wiranto berharap muncul pemikiran-pemikiran kreatif untuk mengentaskan kemiskinan yang berasal dari masyarakat sendiri.
TITIS SETIANINGTYAS

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan