Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Daerah Belum Tanggap Flu Burung
Jum'at, 28 Maret 2008 | 08:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia hingga saat ini dinilai belum tanggap terhadap bahaya penyebaran viru flu burung. Terbukti dari 33 propinsi di Indonesia, baru DKI Jakarta dan Banten yang telah memiliki peraturan daerah khusus untuk menangkal virus itu.

Kepala Surveillans dan Epidemiologi Direktorat Jendral Peternakan, Departemen Pertanian, Mastur Aeny Rachman Noor mengatakan, para kepala daerah khawatir kebijakan pengaturan peternakan akan ditentang oleh masyarakat. “Apalagi yang masih ingin maju di pemilihan kepala daerah,” katanya di sela-sela Avian Influenza Summit di Nusa Dua Bali, 27-28 Maret.

Dalam kebijakan nasional yang tertuang dalam Insrruksi Presiden nomor 1 tahun 2007, pemerintah daerah sebenarnya bertanggungjawab menangani unggas yang dipelihara penduduk di rumah mereka. Antara lain dengan penerapan larangan memelihara unggas di daerah padat penduduk. Tetapi langkah ini masih sulit diterapkan. Oleh sebab itu, kata Rahman, Departemen Pertanian lebih memprioritaskan upaya penyadaran masyarakat mencegah penyebaran virus.

Untuk strategi nasional penanggulangan flu burung, mulai tahun ini, Departemen Pertanian menggunakan sistim kompartementalisasi dan zoning. Peternakan besar diharuskan memiliki bio security yang baik dan akan dimonitor secara kontinyu. Bila dalam jangka waktu tertentu tidak ditemukan resistensi maka Deptan akan mengeluarkan surat bebas Avian Influenza (AI) alias flu burung.

Untuk sistim zonasi, Deptan akan menentukan berapa luas daerah yang akan dibebaskan virus AI. Biasanya minimum satu desa di sekeliling peternakan. Zona itu umumnya adalah desa yang berada di sektor empat (peternakan rakyat) sehingga menjadi tanggungjawab pemerintah untuk melakukan vaksinasi, pemerksaan (surveillance) dan pengambilan sample. ”Jadi semuanya gratis,” sebutnya. Pada tahap tertentu setelah tidak ditemukan virus yang resisten daerah itu akan dinyatakan bebas AI.

Rofiqi Hasan

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
Berkelit dengan Resep Kuno  | 02 Pebruari 2004
Yang Meranggas Akibat Wabah Unggas  | 02 Pebruari 2004
Perjalanan Panjang Sang Virus  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Penyayang Binatang Tawarkan Jadi Vegetarian untuk Cegah Flu Burung
Ribuan Ayam di Yogyakarta Mati Akibat Flu Burung
Kebun Binatang Bandung Vaksinasi Unggasnya
CDC Tunggu Kiriman Sampel H5N1 Indonesia
Indonesia Kirim Sampel Virus H5N1 ke WHO
1.000 Ekor Ayam Mati, Pagaralam Diisolasi
Pasien Suspect Flu Burung di Malang Dirawat
Pelajaran Tanggap Flu Burung di Jawa Tengah
Korban Flu Burung Bertambah Dua
Tangerang Siapkan Peraturan Penanganan Flu Burung
> selengkapnya...

Referensi

Korban Masih Berjatuhan
Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan
Flu Burung Mungkin dari Tangerang

Website

WHO Indonesia
Info Penyakit Menular
Pusat Promosi Kesehatan
Badan Litbang Depkes
RSPI Sulianti Saroso
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk119982 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Rencana Penyemayaman Jenazah Sumiarsih Batal
Polisi Sisir Kamar Mayat RSU Soetomo
Ryan dan Ariel Pernah Satu Tempat Kos
Menkum HAM Perbanyak Pemberian Remisi Narapidana
Tentara Siap Amankan Perbatasan RI – Timor Leste

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data