Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Penambahan Jabatan Wakil Menlu Dinilai Belum Tepat
Sabtu, 29 Maret 2008 | 19:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Panitia Khusus RUU Kementerian Negara Agun Gunandjar Sudarsa menilai penambahan jabatan Wakil Menteri Luar Negeri saat ini belum tepat. “Pemerintah selama ini tidak pernah menjabarkan argumentasi perlunya jabatan baru itu, tak tepat waktunya,” katanya ketika dihubungi Tempo, Sabtu (29/3).

Sebelumnya, Presiden Yudhoyono berencana menambahkan jabatan Wakil Menteri Luar Negeri. Selama ini, presiden sulit berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda karena kesibukan.

Saat ini, kata Agun, memang tidak ada dasar hukum yang menyatakan presiden tidak boleh menambah jabatan baru itu. Namun, pengangkatan Wakil Menteri Luar Negeri tetap harus merujuk pada fungsi pemerintahan saat ini. “Itu hak presiden silakan saja,” katanya.

Menurut dia, tambahan jabatan itu harus berdasarkan konstitusi. Rencananya, RUU Kementerian Luar Negeri akan mengatur secara rinci format kementerian/lembaga. Termasuk, katanya, jumlah direktorat jenderal maupun unit yang dijabat eselon satu di tiap kementerian/lembaga. “Namun, situasi dan kebutuhan tiap kementerian/lembaga berbeda,” katanya.

Anggota Komisi Luar Negeri DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Andreas H. Pareira juga sependapat dengan Agum. Seharusnya, kata Andreas, Menlu mengoptimalkan fungsi jabatan birokrasi di Departemen Luar Negeri. “Selain itu, Menlu perlu mengefektifkan koordinasi terhadap duta besar dan duta besar keliling yang mempunyai kewenangan khusus,” katanya.

Wakil Menlu, dia melanjutkan, akan menjadi preseden. “Departemen lain juga akan meminta adanya jabatan wakil menteri. “Akan berakibat pada pemborosan,” katanya. “Selain itu, terkesan hanya bagi-bagi jabatan menjelang akhir periode kabinet SBY-JK,” katanya. KURNIASIH BUDI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120063 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Bersaing Jadi Idola Cilik
Massa Partai Bikin Macet Jalan Imam Bonjol
Megawati Tidak Hadir di KPU
Yenny Wahid Protes di Depan Jusuf Kalla
Pengurus Partai Politik Mengambil Nomor Urut di KPU

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data