Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Siapkan Pengganti Boediono
Senin, 31 Maret 2008 | 18:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ketua Fraksi Partai Demokrat Syarif Hasan mengatakan Presiden Yudhoyono akan menempatkan ekonom yang berkualitas sama dengan Boediono di jabatan Menteri Koordinator Perekonomian. Namun, Syarif enggan menyebutkan nama calon tersebut.

"Profesional yang selevel dengan Boediono. Dari kalangan praktisi yang juga akademisi," kata Syarief Hasan di gedung MPR/DPR, Senin (31/3).

Syarief tidak menampik Presiden Yudhoyono akan mengirimkan nama Boediono ke DPR untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon gubernur bank sentral.

Menurut dia, Boediono memiliki kemampuan di bidang moneter dan fiskal. Selain itu, Boediono pernah menjabat sebagai pembantu presiden beberapa kali. "Pekan ini Presiden sudah memasukkan nama calon gubernur BI," katanya.

Dia menegaskan jabatan Menko Perekonomian tidak mungkin dijabat sekaligus oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Ketua DPR Agung Laksono mengatakan calon gubernur Bank Indonesia akan dikirim Presiden ke DPR pada 5 April mendatang. "Lebih cepat lebih baik," katanya di Gedung DPR, Senin (31/03).

DPR, kata dia, tidak akan mempermasalahkan jika Presiden hanya mengajukan satu orang calon gubernur Bank Indonesia. Undang-Undang Bank Indonesia menyatakan presiden mengajukan maksimal tiga calon Gubernur Bank Indonesia kepada DPR. Artinya, satu nama yang diajukan sudah dianggap sah secara hukum.

Syarief menambahkan, Presiden Yudhoyono cenderung tidak mengajukan calon dari internal bank sentral. Menurut dia, Presiden memiliki hak prerogatif menentukan nama dan jumlah calon Gubernur Bank Indonesia.

"Kami harap calon gubernur yang diajukan Presiden diterima DPR. Kalau ditolak, akan ada respons negatif dari pasar," ujarnya.

Dia optimistis Boediono mampu menjaga stabilitas BI rate, inflasi, cadangan devisa, pertumbuhan ekonomi, kebijakan perbankan, dan loan to deposit ratio hingga 2009. Kurniasih Budi | Dwi Riyanto


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kubu Penolak Makin Optimistis

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120138 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data