|
HTI Akan Audiensi dengan Kedubes Belanda
Selasa, 01 April 2008 | 10:55 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) hari ini akan melakukan aksi di depan Kedutaan Besar Belanda. HTI yang membawa massa 200 orang itu juga akan diterima oleh pihak kedubes untuk mengadakan audiensi.
Menurut perwakilan Hizbut Tahrir, Shodiq Ramadhan yang dihubungi Tempo pagi ini, HTI meminta pemerintah Belanda menghentikan pengedaran film Fitna dan menghukum Geert Wilders sebagai pembuat film itu. "Walaupun Perdana Menteri Belanda telah menyatakan tidak setuju, namun belum ada tindakan nyata yang dilakukan," kata dia.
Film Fitna yang beredar di situs LiveLeak.com itu merupakan film yang dianggap telah menghina agama Islam dan Alquran. Dalam film itu digambarkan bahwa ayat-ayat Allah telah memerintahkan untuk melakukan berbagai kekerasan dan terorisme.
Shodiq menambahkan, HTI memandang beredarnya film yang merupakan penghinaan terhadap Islam ini merupakan indikasi lemahnya umat Islam karena kurangnya khilafah. Selain itu, kata dia, akibat adanya standard ganda yang diterapkan. Di satu sisi film ini memang menodai Islam, tapi di lain pihak, ini juga dianggap wujud kebebasan.
Harapan Shodiq dari pihak Indonesia juga ikut menekan Belanda agar segera peredaran Fitna. (Eka Utami Aprilia)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|