PPP Terbuka untuk Muhaimin
Selasa, 01 April 2008 | 15:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan terbuka menerima Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar jika ingin masuk ke partai berlambang kabah ini. ”Kalau pilihan Muhaimin jatuh ke PPP, ya kami sangat terbuka," kata Ketua Umum PPP Suryadharma Ali di kantor Presiden, Selasa (1/4).
Suryadharma mengatakan Muhaimin sudah seperti adiknya sendiri. Suryadharma pernah menjadi ketua umum Persatuan Pelajar Nahdlatul Ulama (PPNU) keenam, sedangkan Muhaimin menjadi ketua kesembilan. ”Dari situ, kedekatan psikologis, kedekatan kultural, dan kedekatan organisatoris sudah tidak diragukan lagi,” kata Suryadharma. Keterbukaan PPP, kata Suryadharma, juga merupakan konsekuensi untuk dapat mencapai perolehan suara 15 persen pada Pemilihan Umum 2009.
Namun hingga saat ini Suryadharma belum mengajak Muhaimin untuk bergabung dalam partainya. ”Saya tidak mau merayu, karena dia kan politisi papan atas. Tentunya dia punya penilaian dan pilihan sendiri,” ujarnya. ”Biarkanlah dia konsentrasi menyelesaikan persoalannya.”
PPP juga belum menyediakan kursi bagi Muhaimin jika masuk ke partainya. Namun Suryadharma menegaskan bahwa Muhaimin memiliki kapasitas tertentu yang akan sangat dihargai dan diperhatikan. "Dia kader potensial. Kalau kader potensial tidak digunakan, mubazir," kata Suryadharma.
Suryadharma menegaskan tidak mengharapkan apa-apa dari konflik yang terjadi di Partai Kebangkitan Bangsa. ”Saya tidak memanfaatkan polemik, karena semuanya saudara,” kata dia. PPP, kata Suryadharma, ibarat ibu yang memiliki anak berupa kader. Kader-kader itu, lanjut Suryadharma, menyebar ke mana-mana, seperti Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Bulan Bintang, dan Partai Bintang Reformasi. ”Kalau memang kemudian mereka jenuh di tempat lain, kalau mau pulang ke rumah, ya, silakan. Rumah kami masih terbuka,” kata Suryadharma.
Fanny Febiana





