|
Indonesia Diminta Percepat Perbaikan Sistem Penerbangan
Selasa, 01 April 2008 | 16:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Tim utusan khusus Uni Eropa untuk larangan terbang berharap Indonesia mempercepat implementasi perbaikan sistem penerbangan nasional. Hal itu untuk menjamin keselamatan penerbangan di Indonesia. Tim Uni Eropa yang dipimpin Jean Pierre Ambrosini menyampaikan hal tersebut kepada Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda saat bertemu di Departemen Luar Negeri, Selasa (1/4).
Menurut Hassan, dalam pertemuan itu ada beberapa kemajuan yang terlihat terkait permasalahan larangan terbang Uni Eropa terhadap maskapai Indonesia. ”Kedua pihak telah memperkuat kemauan politik dan kemajuan tingkat teknis untuk segera menyelesaikan masalah ini,” ujar Hassan seusai penandatanganan nota kesepahaman kerja sama peningkatan profesionalisme ekonomi di bidang moneter, perbankan dan sistem pembayaran dengan Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah di Gedung Pancasila Departemen Luar Negeri.
Hassan mengatakan, selama ini Indonesia dan Uni Eropa telah menjalin kerja sama di tingkat perusahaan masing-masing negara dalam upaya menyelesaikan masalah larangan penerbangan. Misalnya kerja sama Garuda Indonesia dengan KLM (Perusahaan penerbangan Belanda). Menteri Luar Negeri Jerman saat berkunjung ke Indonesia juga menawarkan kerja sama keahlian dan bantuan teknis dari Lutfansa, perusahaan penerbangan Jerman.
Menurut Hassan, selain kerja sama tersebut harus ada penataan kelembagaan dan aturan di Departemen Perhubungan. ”Itu sangat menentukan bagi terciptanya sistem di Indonesia yang menjamin keselamatan penerbangan,” kata Hassan.
Hassan berharap penataan kelembagaan dan regulasi di dalam negeri serta waktu pelarangan terbang bagi maskapai Indonesia oleh pihak Uni Eropa tidak terlalu lama. Karena itu, Hassan berharap agar ada satu pemetaan yang disepakati oleh Indonesia dan Uni Eropa.
Titis Setianingtyas
INDEKS BERITA LAINNYA :
|