|
Anak-Anak Terbanyak Jadi Korban Bencana
Selasa, 01 April 2008 | 17:06 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dalam setiap bencana, korban terbanyak jatuh selalu dari kalangan anak-anak. Karena itu, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menerbitkan buku panduan menghadapi bencana khusus untuk anak-anak berjudul "Bersahabat dengan Ancaman".
"Buku ini memuat ide-ide yang liar tetapi tetap faktual," kata Suryatmin dari PT Grassindo dalam acara peluncuran sekaligus bedah buku tersebut, Selasa. Anak-anak, ia melanjutkan, perlu memahami pengelolaan bencana berbasis geografis daerah."
Tatang Elmi Wibowo, salah satu penulis buku, menyatakan kesan yang timbul di alam bawah sadar anak ketika membaca buku ajarnya-misal buku geografi, adalah keinginan untuk mengeksploitasi Sumber Daya Alam.
Buku ini terdiri dari tiga seri. Seri pertama untuk modul pengajaran guru setebal 40 halaman, kedua buku bantu pendidikan pengelolaan bencana setebal 140 halaman, ketiga bacaan murid dengan menarasikan gambar dan cerita tentang bencana secara komikal.
Untuk lebih mendekatkan anak ke lingkungannya, kata Niken, buku ketiga ini dilengkapi metode permainan jaringan. "Dalam bencana, kerja sama dan pembagian tugas sangat penting." Dianing Sari
INDEKS BERITA LAINNYA :
|