Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kosgoro Desak Pemerintah Turunkan Angka Kemiskinan
Kamis, 03 April 2008 | 23:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Ketua Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, Agung Laksono, meminta pemerintah mengoptimalkan kinerja untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. "Pemerintah harus turunkan kemiskinan dan pengangguran secepat-cepatnya," katanya saat menyampaikan sambutan dalam Musyawarah Besar II Kosgoro 1957 di Jakarta Convention Center, Kamis malam (3/4).

Agung mengatakan pemerintah dapat bekerja sama dengan organisasi massa seperti Kosgoro dalam mengurangi jumlah orang miskin dan pengangguran. Selama ini, katanya, program pemberdayaan masyarakat yang efektif untuk pengurangan kemiskinan dan pengangguran adalah membuka akses pasar, pemberian modal usaha, dan pelatihan manajemen. "Cari jalan keluar bersama dengan semangat bergotong royong," ujarnya.

Agung menyatakan Kosgoro siap membantu pemerintah mengurangi kemiskinan dan pengangguran.
Dia juga mengajak seluruh kekuatan politik untuk lebih konstruktif mendukung program pemerintah tersebut.

Agung meminta kader Kosgoro harus proaktif untuk menyukseskan pemilihan presiden pada 2009. Menurut dia, Kosgoro merupakan organisasi massa yang tidak dapat berpolitik praktis. Sehingga, saluran politik yang dapat digunakan adalah Partai Golkar. "Kosgoro tetap konsisten mendukung pemerintahan SBY-JK,” ujarnya.

Presiden Yudhoyono menyatakan kemiskinan tidak bisa diatasi hanya dengan memasang iklan, seminar, atau memasang poster. Dia mengapresiasi Kosgoro yang bersedia membantu program pemerintah tersebut. "Saya bangga Kosgoro ikut mengentaskan kemiskinan," katanya. Kurniasih Budi

Dari Arsip Majalah TEMPO
Kaum Miskin Ketinggalan | 21 Maret 2005
Miskin di Abad XXI, Bersama IDA  | 01 Desember 1998
Selamatan Orok di Bantaran Kumuh  | 27 Oktober 1998
Sebuah Payung untuk Anak-Anak Terbuang  | 27 Oktober 1998
Bayi-Bayi Dijual: Krisis Ekonomi, Seks Bebas, atau Bisnis?  | 27 Oktober 1998
Mereka Mengais Hidup di Jalan  | 20 Oktober 1998
Nasi Gratis dari Tuhan  | 06 Oktober 1998
Makan Sampah di Hadapan Proklamator  | 06 Oktober 1998
Suara Protes dari Penjaringan  | 20 April 1999
Miskin tak Miskin, Tetap Pasrah  | 01 Pebruari 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Wiranto Minta Bantuan Pengentasan Kemiskinan Tak Dicurigai
72,5 Juta Warga Indonesia Bersanitasi Buruk
Wali Kota: Jumlah Penduduk Miskin Makassar Berkurang
Puluhan Rakyat Miskin Demo Walikota
Beberapa Fraksi Menilai Pemerintah Gagal Sejahterakan Rakyat
Pemerintah Dituding Memanipulasi Data Statistik Kemiskinan
Angka Kemiskinan Tahun Depan Bakal Turun
Wapres Bantah Pemerintah Gagal Turunkan Angka Kemiskinan
Penduduk Miskin Kalimantan Timur Bertambah 9.000 Jiwa
Menko Boediono Akui Pembangunan Ekonomi Belum Berhasil
> selengkapnya...

Referensi

Keppres RI No. 152 Tahun 1999 Tentang Badan Kesejahteraan Sosial Nasional
Keppres RI No. 144 Tahun 1999 Tentang Dewan Ekonomi Nasional
Kepres RI No.20 Thn. 2002 Tentang Pembentukan Tim Sistem Jaminan Sosial Nasional

Website

Departemen Keuangan
Departemen Sosial

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120428 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data