|
Ratusan Brimod Diterjunkan ke Atambua
Senin, 07 April 2008 | 12:27 WIB
TEMPO Interaktif, Kupang:Polda NTT telah menambah pasukan Brimob ke Atambua untuk mengantisipasi aksi eks pengungsi Timor Timur (kini Timor Leste) yang menurut rencana dilakukan dalam skala lebih besar pekan ini.
Kepala Bidang Humas Polda NTT, Komisaris Polisi Marthen Radja yang dihubungi di Kupang, Senin (7/4) mengatakan, jumlah personil Brimob yang sudah ada di Atambua sebanyak 740 personil. “Kemarin (Minggu), sudah menambah dua pleton Brimob dari Kupang,” kata Marthen.
Selain itu, menurut Marthen, dari Mabes Polri akan tiba tambahan satu kompi (kurang lebih 100 personil) dari Kelapa Dua Jakarta. Menurutnya, aparat keamanan masih bersikap persuasif, namun apabila aksi eks pengungsi masih bertindak anarkis akan ditindak tegas.
Pekan lalu, ribuan eks pengungsi ini merusak gedung DPRD Belu. Bahkan hingga hari ini, mereka masih menduduki gedung dewan. Mereka juga merusak Kantor Dinas Sosial setempat serta menyegel kantor World Food Programme Atambua. Para pekerja asing telah meninggalkan Atambua, karena takut dengan ancaman penyanderaan.
Aksi yang telah berlangsung selama lebih dari satu pekan ini membuat aktifitas ekonomi kota Atambua lumpuh total. Sebagian besar perkantoran, pasar dan pusat perbelanjaan ditutup.
Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Kristo Blasin meminta warga eks Timtim tidak bertindak anarkis. “Pemerintah perlu memberikan penjelasan secara transparan tentang penyelesaian hak mereka,” kata Kristo. “Harus ada jaminan pemerintah bahwa hak warga dapat dipenuhi.” JEMS DE FORTUNA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|