|
Anggaran DPR Dipotong Rp 18 Miliar
Kamis, 10 April 2008 | 14:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Anggaran parlemen dipotong Rp 180 miliar dari Rp 1,8 triliun dalam APBN perubahan 2008. Akibatnya, beragam program DPR harus dihilangkan. “Pemotongan anggaran 10 persen dilakukan terhadap seluruh kementerian/lembaga," kata Sekretaris Jenderal DPR Nining Indra Saleh kepada Tempo di gedung MPR/DPR, Kamis (10/4).
Sebelumnya, pemerintah meminta anggaran seluruh kementerian/lembaga di bidang eksekutif dipotong 15 persen. Pemotongan itu bertujuan mengurangi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2008 akibat bertambahnya kebutuhan subsidi pangan dan bahan bakar minyak. Dalam pembahasan APBN-Perubahan, DPR dan pemerintah sepakat memotong 10 persen anggaran seluruh kementerian/lembaga di bidang eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
Nining mengatakan pemotongan anggaran legislatif diprioritaskan pada pengurangan kunjungan kerja ke luar negeri. Pengurangan, kata dia, dilakukan terhadap intensitas kunjungan, jumlah peserta, maupun jumlah tujuan negara. Apalagi, dia melanjutkan, pimpinan-pimpinan fraksi umumnya menganjurkan anggotanya tidak ke luar negeri. Misalnya, Fraksi Partai Golkar dan Partai Demokrat.
Menurut Nining, kebijakan pengurangan anggaran tidak menghilangkan agenda kunjungan kerja anggota DPR dalam masa reses ini. Termasuk, kunjungan kerja ke luar negeri. Pada Jumat (11/4), DPR telah memasuki masa reses. Selain anggaran legislatif, pemotongan anggaran terutama dilakukan pada program pengadaan barang dan jasa. Namun, Nining tidak dapat merinci jumlah anggaran pengadaan barang dan jasa yang dipotong dalam APBN perubahan.
INDEKS BERITA LAINNYA :
|