|
Tentara Terlibat Politik Praktis Akan Dipecat
Minggu, 13 April 2008 | 16:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo menegaskan akan memberhentikan prajurit di lingkungan angkatan darat yang terlibat politik praktis. ”Tentara yang terlibat akan dipecat,” kata Agustadi seusai rapat dengan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso di Departemen Pertahanan, Jumat (11/4) lalu.
Ia melanjutkan, angkatan darat akan patuh pada kebijakan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia. Sehingga, kata dia, keterlibatan prajurit pemilu 2009 tidak dapat dibenarkan. "Pokoknya kita mengkikuti kebijakan Mabes TNI," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Panglima Djoko Santoso juga menegaskan, tentara tetap akan menaati Undang-undang No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. ”Prajurit harus netral,” ujar dia menegaskan.
Saat ini, kata Djoko, pihaknya sedang mencetak buku saku netralitas tentara. Isinya, antara lain, tentang pedoman dan aturan netralitas. Sebelumnya, Djoko juga menyatakan siap membantu pengamanan pemilihan kepala daerah dan Pemilu 2009. Pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk membahas teknis pelaksanaan serta persiapannya.
Anton Septian dan Titis Setianingtyas
INDEKS BERITA LAINNYA :
|