Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

PPP Belum Tetapkan Sanksi untuk Amin Nasution
Minggu, 13 April 2008 | 17:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan hingga kini belum menetapkan status keanggotaan bagi Al Amin Nur Nasution. Namun, Dewan Pimpinan PPP memastikan menjatuhkan sanksi terhadap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Jambi itu. ”Tidak mungkin tidak ada sanksi. Tapi belum ditentukan bentuk sanksinya,” kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat PPP Chozin Chumaedy saat dihubungi Tempo di Bandung, Minggu (13/4).

Sebelumnya, kader PPP Al-Amin Nur Nasution yang diduga menerima suap ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Rabu (9/4) dini hari di Hotel Ritz Carlton. Anggota Komisi Kehutanan DPR itu diduga terkait upaya pembebasan lahan 7300 hektare di Bintan Bayu, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Menurut rencana, lahan itu hendak dialihfungsikan menjadi lahan ibu kota Kabupaten Bintan.

Sanksi yang akan diberikan DPP PPP, kata Chozin, mengacu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PPP. Tujuannya, menegakkan disiplin organisasi. Menurut Chozin, DPP PPP baru menonaktifkan Amin dari jabatan Ketua DPW Jambi untuk sementara. Penonaktifan itu, ujarnya, berlaku selama proses hukum. ”Agar Amin lebih fokus menyelesaikan masalahnya. Dan kegiatan DPW Jambi tidak terganggu,” ujarnya. DPP PPP, lanjut Chozin, belum mengagendakan rapat pleno penentuan nasib Amin di DPR dan partai. ”Belum ada rencana pemecatan,” katanya.

Kurniasih Budi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121160 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data