|
Indonesia-Australia Kerjasama Tangani Penyakit Menular
Senin, 14 April 2008 | 15:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia dibawah Kementrian Riset dan Teknologi (Menristek), bersama Pusat Kerjasama Riset Biosecurity Australia dan Curtin University of Technology melakukan kerjasama penanganan masalah penyakit menular. Penyakit yang ditangani antara lain, Flu Burung, Demam Berdarah Dengue, Malaria, dan beberapa penyakit yang diakibatkan oleh virus.
"Kedua belah pihak bersama-sama merencanakan langkah apa yang akan diambil selanjutnya dalam mengatasi penyakit menular," ujar Pemimpin delegasi, Profesor John MacKenzie dari Pusat Kerjasama Riset dan Biosecurity Australia di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Senin siang.
Menurut MacKenzie, saat ini banyak hasil riset terbaru yang penting bagi kedua negara untuk dijadikan pedoman pencegahan penyakit menular meskipun latar belakang geografis kedua negara berbeda. Ia mencontohkan, adanya hasil penelitian yang menyatakan virus malaria dibawa oleh kelelawar kemudian ditularkan ke babi dan akhirnya kepada manusia.
"Australia adalah bagian dari masyarakat global yang perlu mempersiapkan diri, kita perlu menyadari dan mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan munculnya penyakit baru dan belum pernah dikenali di dunia," ujarnya.
Direktur Institute Eijkman, Profesor Sangkot Marzuki menyatakan, tidak ada batasan bagi penyebaran penyakit menular, karena perpindahan manusia dan binatang dari satu tempat ke tempat lain tidak bisa diperkirakan.
Cheta Nilawaty
INDEKS BERITA LAINNYA :
|