|
Presiden Sesalkan Penyerangan Kantor PKS
Senin, 14 April 2008 | 21:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyesalkan aksi pelemparan bom molotov ke kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Bandung siang tadi. "Polisi atau pihak berwajib sebaiknya menangkap pelakunya," ujar Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng di kantornya, Senin (14/4).
Siang tadi kantor PKS di Jawa Barat dilempar bom molotov. PKS adalah partai pendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf, yang baru saja memenangkan pemilihan pada Ahad kemarin.
Menurut Andi, Presiden sudah mendapat laporan mengenai hasil pemilihan kepala daerah Jawa Barat. "Apapun hasilnya kami terima dengan baik," kata Andi.
Presiden, kata Andi, memberi pesan bagi gubernur terpilih untuk memikirkan tugas ke depan, yaitu melindungi dan meningkatkan taraf hidup rakyat.
Andi menilai anggapan bahwa kekalahan Agum Gumelar sebagai calon gubernur disebabkan tidak adanya dukungan Yudhoyono sebagai hal yang tidak tepat. "Tidak tepat melempar kesalahan seperti itu. Partai pendukung seharusnya introspeksi mengapa partainya kalah," kata Andi. Fanny Febiana
INDEKS BERITA LAINNYA :
|