|
Pengamat: Masyarakat Jawa Barat Bosan Wajah Lama
Selasa, 15 April 2008 | 08:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kemenangan sementara pasangan Akhmad Heryawan dan Dede Yusuf (Hade) dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat menunjukkan kebosanan warga Jawa Barat terhadap muka lama di politik. "Warga Jawa barat lebih baik mengadu nasib pada orang baru," ujar pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Bahtiar Effendy kepada Tempo, Selasa (15/4).
Dia mengatakan, kepercayaan pada Hade karena program-program yang "agak menggoda" seperti peningkatan lapangan kerja dan keringanan biaya pendidikan. Walaupun tidak ada ide baru, kata Bahtiar, Hade menawarkan ide yang agak rasional. Pasangan Hade diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional.
Menurut Bahtiar, kekalahan calon incumbent Danny Setiawan dinilai karena kurang menggema selama menjadi gubernur. Dukungan kepada Hade ketimbang gubernur saat ini, kata dia, menunjukkan suara protes masyarakat. "Masyarakat memberikan suara ke Hade karena protes terhadap gubernur berkuasa," ujarnya.
Dia menilai pola tersebut juga ditemuai pada pemilihan kepala daerah di seluruh Indonesia. "Rata-rata gubernur yang berkuasa tidak bisa memberikan kepuasan publik," katanya.
DIANING SARI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|