|
Transfer Virus Flu Burung
WHO Berharap Ada Resolusi dengan Pemerintah
Selasa, 15 April 2008 | 13:28 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pusat Kolaborasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO CC) berharap ada resolusi dengan pemerintah Indonesia dalam transfer virus flu burung. Direktur WHO CC Anne Kelso mengatakan pengiriman virus flu burung diperlukan untuk mengetahui berbagai informasi.
"Untuk melihat bagaimana perkembangannya, seberapa bahayanya," kata Anne kepada Tempo disela-sela workshop Kesehatan Manusia yang diadakan Australia - Indonesia di Jakarta, Selasa (15/4).
Jika pemerintah berhenti mengirim virus, Indonesia dan dunia akan kekurangan informasi tentang virus. Manfaat pengiriman virus adalah untuk melihat perkembangannya.
Anne memahami kekawatiran pemerintah maupun negara berkembang lain akan kemampuan membeli vaksin. Namun, WHO dan perusahaan pembuat vaksin memiliki komitmen agar negara-negara berkembang bisa memperoleh vaksin.
Ia memastikan virus yang dikirim ke WHO tidak disalahgunakan. WHO telah melakukan pekerjaanya untuk meneliti potensi virus agar bermanfaat untuk situasi pandemik, sehingga akan berguna bagi siapapun didunia.
WHO CC dan pemerintah Indonesia akan terus berdialog untuk mencapai kesepakatan. Apapun hasilnya WHO berharap dapat terus memonitor virus flu burung agar dapat mengidentifikasikannya agar bisa memproduksi vaksin.
Aqida Swamurti
INDEKS BERITA LAINNYA :
|