|
Artis Jadi Lumbung Suara Pemilu 2009
Kamis, 17 April 2008 | 09:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengamat Politik Center for Strategic and International Studies, Indra Jaya Piliang, menilai kalangan artis akan semakin menjadi lumbung suara bagi partai politik dalam Pemilu 2009. Menjelang 2009, Partai politik akan berebut artis yang potensial.
“Pada Pemilu 2004 saja, perolehan suara artis seperti Angelina Sondakh, Adji Massaid, dan Nurul Arifin sangat tinggi,” katanya saat dihubungi Tempo, Kamis (17/4).
Para artis, kata Indra, direbutkan partai politik karena memiliki popularitas tinggi. Masyarakat lebih mengenal para artis yang kerap muncul di televisi ketimbang para birokrat atau pensiunan TNI dan polisi.
Selain Pemilu 2009, kata Indra, para artis juga akan dimanfaatkan partai politik dalam mendulang suara Pemilu kepala daerah. Ia mencontohkan, munculnya Rano Karno sebagai Wakil Bupati Tangerang dan Dede Yusuf sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat. “Fenomena ini menunjukkan sumber rekruitmen politik tidak lagi didominasi kalangan politisi, birokrat, ataupun pensiunan TNI dan polisi,” katanya.
Tapi, tak semua artis bisa sesukses Rano Karno dan Dede Yusuf. Indra mengatakan, ada juga artis yang gagal dalam Pemilu kepala daerah. Misalnya, pelawak Qomar yang gagal dalam perebutan kursi bupati Indramayu.
Masyarakat, kata Indra, akan menilai artis mana yang kompeten untuk dipilih. Artis dunia komedi tak mudah meraih suara banyak. “Kalau pelawak seperti Tukul atau Eko Patrio ya sulit maju sebagai kepala daerah,” katanya.
Menurut Indra, keberhasilan para artis akan tercermin dari kinerja Rano Karno dan Dede Yusuf. Kalau dua artis ini berhasil, kata Indra, masyarakat akan semakin cenderung memilih artis.
PRAMONO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|