Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

AKKBB Desak Pemerintah Batalkan SKB Tiga Menteri Soal Ahmadiyah
Jum'at, 18 April 2008 | 13:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) mendesak presiden membatalkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang menyatakan aliran Ahmadiyah menyimpang.

Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta yang tergabung dalam aliansi, Aswinawati mengatakan SKB itu melanggar konstitusi dan Undang Undang Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dan UU nomor 12 tahun 2005 tentang Ratifikasi Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik yang menjamin dan melindungi warga negara dalam beribadah dan berkeyakinan. "Namun justru sebaliknya dan membatasi hak dan kebebasan," kata Aswi di Sekretariat ahmadiyah, Jakarta, Jumat (18/4).

Menurut dia, keputusan pemerintah itu tidak sesuai dengan dasar negara hukum. "Kalau sesuai negara hukum, pastinya akan menjamin keberagaman agama," katanya.

Dasar negara menjatuhkan vonis kepada suatu ajaran berdasarkan rujukan kitab suci, pendapat lembaga agama tertentu dan ahli agama, artinya tidak sesuai dengan hukum. "Hal itu akan mengarah pada negara teokrasi," katanya. Sehingga, kata dia, keputusan dari Badam Koordinasi Pengawas aliran Kepercayaan di Masyarakat sudah melanggar konstitusi dan hukum.

Aswi menambahkan Negara juga tidak boleh menggolongkan suatu agama dengan adanya agama ordinat dan sub ordinat. "Karena setiap ajaran itu memiliki representasi berbeda," katanya. Negara seharusnya memberikan kebebasan kepada suatu ajaran itu berkembang.
Eko Ari Wibowo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Ahmadiyah Tetap Gelar Mukernas di Bali
Pembubaran Ahmadiyah Disesalkan
Jemaah Ahmadiyah Tetap Lakukan Aktifitas
Polisi Minta Masyarakat Jangan Anarkis Terhadap Ahmadiyah
Situasi Kuningan Mencekam
Penyerbuan Ahmadiyah Kuningan Rusuh
Ulama NTB Desak Ahmadiyah Dilarang
Soal Ahmadiyah, DPD Pertanyakan Sikap Menteri
Menteri Agama akan Dilaporkan ke Polisi
Murid SD Tewas Tertimpa Tembok
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk121550 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Mangku Pastika Menang di Singaraja
Bersaing Jadi Idola Cilik
Massa Partai Bikin Macet Jalan Imam Bonjol
Megawati Tidak Hadir di KPU
Yenny Wahid Protes di Depan Jusuf Kalla

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data