|
Pemerintah Luncurkan Angka Perhitungan Penularan Flu Burung Antar Manusia
Jum'at, 18 April 2008 | 14:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia meluncurkan pedoman kesiapsiagaan dan respons apabila terjadi penularan virus flu burung antar manusia. Dalam program itu dicantumkan angka perkiraan korban flu burung, apabila ada pandemi penularan antar manusia.
"Hingga saat ini belum ada penularan flu burung antarmanusia, tapi pemerintah sudah mempersiapakan perhitungannya dan akan dilakukan simulasi," ujar Ketua Pelaksana Harian Komisi Nasional Pengendalian Flu Burung Bayu Krishnamurti dalam jumpa pers di Kantor Mentri Koordinator Kesehjahteraan Rakyat (Menkokesra), Jumat siang (18/4).
Dalam dokumen itu dicantumkan angka perkiraan korban yang terkena flu burung bila terjadi penularan antar manusia. Diperkirakan ada 66 juta jiwa yang bisa tertular secara klinis. Akibatnya, 33 juta jiwa bisa diperkirakan akan mengalami rawat jalan, 633.600 jiwa mengalami perawatan di rumah sakit, 95.040 jiwa membutuhkan perawatan di ICU, 47.520 jiwa membutuhkan ventilator dan diperkirakan 153.120 jiwa meninggal.
Bayu menyatakan, angka perkiraan itu diambil berdasarkan perhitungan pandemi fase yang sudah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun, Bayu belum bisa menyebutkan berapa perkiraan angka, jiwa yang bisa terselamatkan bila program pengendalian flu burung berhasil. Saat ini Indonesia sudah mencapai tahap peringatan fase ketiga yaitu fase alert.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Departemen Kesehatan I Nyoman Kandun menyatakan, angka kematian flu burung di Indonesia berada di bawah Cina. Angka kematian akibat flu burung di Indonesia sekitar 81,06 %, sedangkan di Cina mencapai 85,7%. Cheta Nilawaty
INDEKS BERITA LAINNYA :
|